Tirana House Perkenalkan Seni Tapestri
Tirana House memperkenalkan seni tapestri melalui pameran Tapestri yang berlangsung hingga 5 November mendatang di Tirana House.
Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tirana House memperkenalkan seni tapestri melalui pameran Tapestri yang berlangsung hingga 5 November mendatang di Tirana House, Jalan Suryodiningratan nomor 55 Yogyakarta.
Seni serat atau tapestri mungkin tidak cukup dikenal seperti seni tenun yang ada di hampir berbagai daerah di Indonesia.
Meskipun pengertian tapestri adalah sebuah bentuk seni tekstil berupa tenun tradisional yang biasa dilakukan pada alat tenun vertikal.
Keindahan dari karya tapestri dapat dilihat dari penggunaan unsur-unsur garis, warna dan bidang pada pola-pola gambar dan bahan-bahan pendukung lainnya seperti manik-manik dari kayu atau logam dan tebal tipisnya benang.
Keindahan dan keunikan dari karya tapestri perlu juga diperhatikan faktor komposisi, proporsi, keseimbangan, irama dan kesatuan dari masing-masing bagian karya tapestri.
Baru-baru ini, Abdul Syukur bersama Koni Herawati memberikan pelatihan tapestri kepada 13 orang mahasiswa angkatan 2014, jurusan Desain Produk, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta.
Ada 13 karya yang dihasilnya dari setiap mahasiswa, berukuran masing-masing 40 x 120 cm. Hasil karya ke 13 mahasiswa ini saat ini dipamerkan di Tirana House. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pameran-tapestri_20151026_164229.jpg)