KPA Yogya Buka Outlet Kondom Gratis Guna Tekan Penularan HIV/ AIDS
Saat ini terdapat lebih dari 25 outlet kondom, dan diletakkan di beberapa titik khusus seperti di Pasar Kembang, Giwangan ataupun Bongsuwung.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KPA Kota Yogyakarta juga membuka outlet kondom di beberapa lokasi yang ada di wilayah Kota Yogya.
Saat ini terdapat lebih dari 25 outlet kondom, dan diletakkan di beberapa titik khusus seperti di Pasar Kembang, Giwangan ataupun Bongsuwung.
Sekretaris I Komisi Penanggulangan AIDS Kota Yogyakarta, Kuswanto, mengatakan, upaya ini untuk menekan penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual.
Outlet kondom ini dapat digunakan oleh mereka para pekerja seks komersial, atau yang menggunakan jasa mereka di titik-titik tertentu
"Nanti tinggal ambil di outlet, nulis daftar diri, kondom diberikan secara gratis," ujar Kuswanto.
Dari target semester II Tahun 2015, KPA Kota Yogyakarta menargetkan 81.304 buah kondom. Sampai sekarang lebih dari 71.289 buah kondom telah tersalurkan ke outlet-outlet, untuk dapat digunakan oleh para konsumen.
Kuswanto mengatakan, kegiatan jasa seks ini telah menjadi rahasia umum, bahwa memang ada fenomena seperti itu, bahkan untuk Kota Yogyakarta sendiri.
Dengan program outlet kondom tersebut, KPA Kota Yogyakarta bukannya mendukung kegiatan, namun dengan menilik ke sisi kesehatannya.
"Kami bukannya mendukung, tapi lihat lagi dari sisi kesehatannya. Bagaimana kalau yang nanti penjaja seks menularkan HIV AIDS karena tak pakai kondom, dan yang suka 'jajan' tersebut, menulari istrinya. Ini yang jadi perhatian," ujar Kuswanto.
Merujuk data KPA Kota Yogyakarta, saat ini tercatat kurang lebih 350 pekerja seks komersial, seperti di Sarkem, Giwangan dan beberapa titik lain.
Program ini diharapkan dapat membantu menekan jumlah penyebaran penyakit HIV/AIDS di wilayah Kota Yogyakarta. (*)