Ini Kisah Frans saat Heli Jatuh, Bertahan di Danau Toba, Hingga Dievakuasi
Saya akhirnya dapat bertahan karena saya berpikiran bahwa saya harus sampai daratan, bertemu dengan orang dan menceritakan kejadian ini
Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Fransiskus Subihardayan (22) atau yang biasa disapa Frans, satu korban yang berhasil ditemukan dalam tragedi jatuhnya helikopter di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, tak henti-hentinya mengucap syukur.
Ia menilai kesalamatan yang ia peroleh lantaran campur tangan Tuhan.
Bahkan ia sempat pasrah karena didera kondisi badan yang menurun karena terombang-ambing di perairan selama tiga hari dua malam.
Kepada wartawan Tribun Jogja, Frans kembali menceritakan pengalaman yang tak akan dilupakannya. Ia masih ingat secara rinci setiap detail yang ia alami bersama korban yang lain.
Rencana penerbangan kembali dari pulau Samosir ke Medan harus menjadi musibah yang memilukan, saat helikopter yang ditumpanginya terjebak kabut tebal.
Seluruh penumpang termasuk pilot tidak mendapatkan visual yang baik.
"Kami tidak melihat ada daratan, ataupun air, heli saat itu benar-benar tertutup kabut tebal. Kaptain saat itu melakukan gerakan belok kiri dua kali, dan saat kedua kalinya itu heli sudah jatuh ke dalam air," ungkapnya, Senin (19/10).
Mereka tak sempat lompat ke luar helikopter, yang ia tahu mereka didera guncangan hebat karena terhempas ke air dan menenggelamkan helikopter secara pelan-pelan.
Saat itulah seluruh penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari pintu kanan.
"Setelah guncangan hebat, kami menunggu agak tenang, dan air sudah masuk melalui celah-celah heli," katanya.
Terbelit Sabuk
Secara berurutan Frans menyebutkan siapa saja berhasil keluar dari helikopter yang sudah terendam air itu, pertama adalah Harry Purwanto, disusul Sugianto.
Ia bersama pamannya Nur Harianto tetap di dalam karena menyelamatkan pilot Teguh Mulyatno yang terbelit sabuk pengaman.
Setelah mereka berhasil melepas sabuk pengaman, Nur lantas menarik sang pilot keluar dari helikopter, dan terakhir disusul oleh Frans.