Bupati Kulonprogo Emoh Dibelikan Mobil Baru Rp800 Juta
Rencana mengganti mobil dinas Bupati Kulonprogo yang telah disetujui DPRD ditolak Hasto Wardoyo
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Rencana mengganti mobil dinas Bupati Kulonprogo yang telah disetujui DPRD ditolak Hasto Wardoyo.
Bupati Hasto menganggap rencana penggantian mobil dinas yang selalu digunakannya untuk mobilitas itu belum perlu.
Selain itu, menurutnya, masih banyak SKPD dan pejabat lain yang membutuhkan operasional mobil secara mendesak.
Meski dalam pembahasan di dewan disebut mobil pengganti berupa Fortuner dengan anggaran sekitar Rp800 juta, Bupati tetap menilai pengadaan mobil baru belum begitu penting.
"Memang rencananya mobil dinas saya (Camry) mau diganti Toyota Fortuner. Menurut saya lebih baik belikan saja mobil operasional SKPD. Masih banyak yang kekurangan," ujar Bupati Hasto, Minggu (18/10/2015).
Hasto menganggap untuk operasional mobilitasnya masih ada mobil cadangan.
Meski tidak baru, mobil cadangan yang bahkan sempat mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu masih memungkinkan untuk digunakan.
Kebutuhan mobil untuk tugas dan mobilitas bupati paling mendesak hanya ketika salah satunya masuk bengkel karena rusak. Namun saat ini hal itu tidak menjadi masalah karena masih ada mobil cadangan.
Sebab itu, rencana pembelian mobil pengganti untuk bupati, menurutnya, lebih bijak jika dialihkan untuk pembelian mobil operasional dinas lainnya.
Terlebih, menurut Hasto, beberapa SKPD juga telah mengajukan permintaan, misal mobil untuk tim SAR.
"Saya harap itu saja yang diakomodir. Kalau tidak bisa dengan hibah, nanti bisa pinjam pakai," lanjutnya. (tribunjogja.com)