Liputan Khusus

Beberapa Desa di Sleman Tunggu Dana Desa Tahap Kedua

Meski begitu, untuk tahap pertama penggunaan dana desa belum setiap dusun melaporkan pertanggungjawaban.

Penulis: dnh | Editor: Muhammad Fatoni
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Desa Tridadi adalah satu dari beberapa desa yang sudah menyampaikan laporan realisasi APBDes semester pertama, dan sudah mendapatkan rekomendasi untuk bisa mendapat kucuran dana desa tahap dua.

Meski begitu, untuk tahap pertama penggunaan dana desa belum setiap dusun melaporkan pertanggungjawaban.

"Desa masih menunggu yang belum selesai, sudah terkucur semua ke dukuh‑dukuh (dana desa tahap pertama), dan sudah dilaksanakan untuk pembangunan dusun. Penggunaan, sudah ada beberapa yang lapor," ujar Sariten, Bendahara Desa Tridadi.

Adapun untuk Desa Tridadi, total jumlah dana desa yang didapatkan di tahap pertama ada Rp 128 juta. Jumlah tersebut dibagikan ke 15 dusun dan satu perumahan yang cukup besar, sehingga ada 16 tempat yang mendapatkan dan digunakan untuk pembangunan jalan.

Terkait belum selesainya laporan, menurut Sri Hartati, Kabag Pelayanan Umum yang sebelumnya merangkap PJ Kabag Keuangan adanya pemilihan kepala desa yang membuat Balai Desa kekurangan personel adalah salah satu yang menjadi penghambat.

Selain itu, perangkat desa juga harus belajar adai nol, karena ada aturan‑aturan baru dan itu belum begitu dipahami.

"Untuk yang ke masyarakat kesulitannya karena masyarakat sukarela, kita belum ngaruhke,dalam rapat juga sudah kita himbau ke dukuh untuk segera melaporkan. Proposal kemarin tinggal ditambah, foto hasil dan nota pembelanjaan. Kendala memang kalau tidak dikejar tidak cepat. Selain pas dana cari pas ada pergantian Kades, semua nyalon jadi banyak yang kosong," ujarnya.

Menurut Sri Hartati, tantangan muncul saat waktu yang tersisa hanya tinggal beberapa bulan, desa akan kembali mendapat kucuran dana dalam jumlah besar.

"Ini akan kesulitan kalau kita tidak berlari ngos‑ngosan ngejar untuk kegiatan, kalau tidak serempak tidak akan selesai," ujarnya. Pihaknya pun saat ini tengah menunggu pengucuran dana desa tahap kedua.

Kasubag Pendapatan dan Kekayaan Desa Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Sleman, Alhalik menyebutkan, hingga akhir pekan kemarin baru 40 desa yang menyampaikan realisasi APBDes yang menjadi syarat untuk mencairkan dana tahap dua.

Belum semua desa melaporkan itu menurutnya memang disebabkan karena beberapa hal. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Dana Desa
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved