Realtime News

BREAKING NEWS: Dua Pengendara Motor Tubruk Mobil PNS Benglap TNI

Dua orang pengendara sepeda motor menjadi korban kecelakaan di jalan Yogyakarta-Magelang

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Dua orang pengendara sepeda motor menjadi korban kecelakaan di jalan Yogyakarta-Magelang, tepatnya di depan SPBU Japunan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (6/10/2015) siang ini. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dua orang pengendara sepeda motor menjadi korban kecelakaan di jalan Yogyakarta-Magelang, tepatnya di depan SPBU Japunan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (6/10/2015) siang ini.

Kedua korban mengalami luka parah setelah menabrak bumper belakang mobil grand Civic yang dikendarai seorang PNS Bengkel Lapangan (Benglap) TNI AD.

Anto, salah satu saksi mata mengatakan, kejadian ini berawal dari dua orang pengendara sepeda motor Yamaha Mio AA 2433 BG yang melintas dari arah Yogya menuju Magelang.

Di saat bersamaan, tiba-tiba ada mobil sedan grand Civic bernomor polisi AD 7007 NN, yang dikendarai Slamet, seorang PNS Benglap TNI AD.

Mobil sedan warna merah itu hendak membelok ke arah SPBU Japunan.

"Kalau mobilnya tadi sudah kasih lampu sein. Tapi, tabrakan tidak terhindarkan dan saya lihat korban sudah tergeletak di belakang mobil," katanya di lokasi kejadian.

Dua orang pengendara itu ambruk dan mengalami luka parah di wajahnya.

Sementara mobil patroli Polsek Mertoyudan kemudian turun tangan membawa korban yang sudah tergeletak tak berdaya.

Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat.

Sebelum kejadian tabrakan di depan SPBU Japunan, mobil sedan milik Slamet itu juga sempat menabrak mobil jazz bernomor polisi B 8948 PW, milik Fahmi warga Pasuruhan, Kabupaten Magelang. Mobil jazz milik Fahmi tersebut mengalami lecet di bagian bumper depan.

"Mobil saya sempat ditabrak dari depan. Mobil itu tiba-tiba saja mundur dan menabrak mobil saya,"ucapnya.

Sementara itu, Slamet pengemudi mobil sedan tersebut mengatakan, sudah memberikan lampu sein saat hendak berbelok ke arah SPBU. Tiba-tiba saja dia ditubruk sepeda motor korban.

"Saya sudah belok ke kiri dengan memberikan lampu sein," katanya.

Adapun Slamet juga mengaku tidak sempat menarik handrem saat mobilnya mundur dan menabrak mobil Fahmi. Dia juga membantah jika hendak melarikan diri.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab tabrakan tersebut. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
kecelakaan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved