83 Siswa SD Gelangan 2 Terbangkan Mimpi dan Cita- Cita
Puluhan balon beraneka ragam terbang di atas langit Kota Magelang, Senin (28/9/2015). Puluhan balon itu berisi nama, sekolah dan cita-cita.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan pekerja profesional di berbagai bidang kembali melakukan pembelajaran dan suntikan motivasi kepada sejumlah anak sekolah dasar (SD) di Magelang dengan program Kelas Inspirasi.
Mereka memotivasi siswa SD untuk berprestasi dan bisa mencapai impian dan cita-cita mereka dengan usaha dan motivasi yang kuat.
Puluhan balon beraneka ragam terbang di atas langit Kota Magelang, Senin (28/9/2015). Puluhan balon itu berisi nama, sekolah dan cita-cita yang ingin diraih oleh sekitar 83 siswa SD Gelangan 2 Kota Magelang.
Balon itu terbang tinggi seperti cita-cita anak SD yang berlatar belakang ekonomi pas-pasan, karena orang tua mereka berprofesi sebagai pegasong, buruh harian, tukang becak, dan lainnya.
Marita terus tersenyum dan mengamati balon yang berisi doa dan harapannya. Di dalam kertas yang ditempel di balon tersebut, Marita menulis cita-citanya sebagai seorang dokter.
Latar belakang ekonomi yang serba pas-pasan tak menjadi penghalang, justru menjadi cambuk untuk berusaha.
“Saya menulis cita-cita saya sebagai seorang dokter. Semoga saya bisa mencapainya,” kata Marita yang merupakan siswi kelas VI SD tersebut.
Kristian Zanuar Alexander Barcelona, salah satu siswa kelas IV merasa senang mengikuti kelas inspirasi. Dia bercita-cita menjadi seorang Polisi, meski ayahnya hanya swasta dan ibunya serorang pembantu rumah tangga.
“Saya pengen jadi Polisi, supaya bisa menolong orang,” tutur warga Bogeman ini.
Dia berkeinginan membahagiakan orang tua, dan ingin memberikan gajinya kepada sang ayah jika kelak menjadi Polisi. Dari kelas inspirasi yang dia ikuti, dia tahu bahwa mencapai cita-cita diperlukan kerja keras.
Puluhan siswa tersebut nampak bersemangat mendengarkan sharing dan juga motivasi dari sejumlah pekerja profesional di berbagai bidang seperti hukum, pendidikan, hingga broadcasting.
Ada beberapa pembicara dalam acara tersebut, yakni, Ladrang Kunto Anuraga yang merupakan notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT), kemudian, Ambar Prabandari (Badan Pusat Statistik), Widya Ratna (Dosen), Maya Hurley (Broadcaster), Dicky Safaat F (Graphic Desainer), Wira Mukti (Trainer Motivational Speaker), Maria Ichasani (Fotografer), dan Zosim (videographer).
“Kegiatan seperti ini dapat menggugah semangat anak untuk meraih mimpi. Selain itu, profesi-profesi yang masih asing bagi anak, setidaknya bisa sedikit dikenal. Saat ini, anak-anak khan ingin jadi polisi, dokter, insinyur, dan juga TNI,” kata Ladrang Kunto Anuraga salah satu inspirator atau pengajar di kelas inspirasi.
Menurutnya, profesi seperti notaris, pemadam kebakaran, fotografer, kartunis, dan sebagainya belum banyak dikenal mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/balon-cita-cita_20150928_235056.jpg)