Warga Geruduk Dewan Protes Tower Seluler

Protes warga terhadap pendirian Base Transceiver Station (BTS) atau bangunan tower seluler kembali terjadi.

Penulis: ang | Editor: oda
ist
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Protes warga terhadap pendirian Base Transceiver Station (BTS) atau bangunan tower seluler kembali terjadi.

Kali ini protes dilakukan oleh warga Dusun Kradenan, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping.

Pantauan tribunjogja.com, puluhan warga mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sleman, Rabu (2/9/2015).

Mereka mengadukan pendirian tower seluler yang ada lingkungan tempat tinggalnya. Warga datang sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung ditemui oleh Pimpinan Dewan dan anggota Komisi A.

Pada pertamuan terbatas tersebut, warga menyampaikan keberatannya atas pendirian tower seluler yang belum mendapatkan persetujuan warga.

Seorang perwakilan warga, Agus Sartono mengatakan keberatan warga tersebut didasari proses perizinan yang dianggap tidak sesuai dengan prosedur.

Hal ini lantaran pada proses perizinan, warga merasa tidak mendapatkan sosialisasi dan menyetujui pendirian menara tersebut.

"Namun meskipun belum ada persetujuan warga, proses pembangunan sudah dilakukan," paparnya

Selain itu, warga juga merasa keberatan lokasi pendirian yang berada di pemukiman dan berdekatan dengan bangunan sekolah. Kondisi tersebut dinilai membahayakan warga.

"Jika terjadi sesuatu hingga mengakibatkan tower ambruk, tentu sangat membahayakan. Terlebih adanya tower ini juga membuat orangtua siswa di sekolah yang ada dekat tower merasa khawatir," ungkapnya. (tribunjogja.com)

Makan siang di kantor? Delivery makanan area Jogja aja, klik makandiantar.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved