Antisipasi Kebakaran Hutan, TNGM Sedia Air
Kami siapkan satu tangki dengan kapasitas 500 liter, yang siap mengantisipasi jika terjadi kebakaran hutan.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pihak Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) melakukan antisipasi terkait masalah kebakaran hutan dengan berkoordinasi dengan pihak berwajib, TNI Polri, BPBD, masyarakat setempat agar tetap bisa menjaga kelestarian alam di sekitar wilayah TNGM.
Pihaknya juga menyediakan tandon air khusus yang stand by di kantor TNGM.
“Kami siapkan satu tangki dengan kapasitas 500 liter, yang siap mengantisipasi jika terjadi kebakaran hutan,” papar Kepala Seksi Wilayah I Taman Nasional Gunung Merapi, Nurpana Sulakson, Sabtu (15/8/2015).
Pihak TNGM juga mengaku telah melakukan kegiatan penyuluhan di desa-desa sekitar terkait bahaya kebakaran hutan. Pihaknya mengaku rutin melakukan penyuluhan di sekitar kawasan Tegal Randu, Srumbung, dan Ngablak.
“Kami juga melakukan patroli secara rutin dan intensif bersama masyarakat,” jelasnya.
Kebakaran yang terakhir terjadi menimpa sekitar 400 hingga 500 meter persegi semak ilalang di Lereng Gunung Merapi, tepatnya di kawasan TNGM Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jumat (14/8/2015) siang. Penyebab kebakaran ini belum diketahui secara pasti.
Dia menyebut ada banyak faktor penyebab kejadian tersebut. Bisa karena alam karena faktor cuaca kering dan mudah membakar semak. Atau memang unsur kesengajaan manusia yang diduga berupaya untuk membuka lahan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Sujadi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait. Seperti Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dan kelompok masyarakat peduli api (MPA) yang tinggal di desa dekat dengan puncak Gunung.
Mereka ikut mengantisipasi dan memadamkan api bersama BPBD, dan relawan jika ada kebakaran.
Kelompok masyarakat tersebut sebelumnya dilatih terlebih dahulu terkait penanganan kebakaran hutan. Beberapa instansi yang terlibat dalam pelatihan itu seperti dari TNGM, dan Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang.
“Di situ dilatih salah satu cara yang dilakukan jika terjadi kebakaran hutan adalah memadamkan api menggunakan ranting pohon,” terangnya. (Tribunjogja.com)
Delivery Makanan Jogja? Klik makandiantar.com atau 0274 554 554. Ongkir Gratis !
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kobong_1408_20150814_211442.jpg)