Pelajar Kulonprogo Raih Emas Karate Tingkat Nasional
Raut wajah Weni berseri-seri menghadap Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, karena berhasil meraih medali emas cabang Karate.
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Raut wajah Weni berseri-seri menghadap Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, karena berhasil meraih medali emas cabang Karate dalam olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) tingkat Nasional di Makasar.
Atas keberhasilannya itu, siswa kelas 8 SMPN 1 Wates, bernama lengkap Maryuweni Susetyorini, ini bakal ikut mewakili Indonesia dalam ajang serupa di Jerman pada Oktober mendatang.
Mulai hari ini, remaja putri yang tinggal di Demen Kecamatan Temon ini mengaku bakal melakukan persiapan maksimal sebelum terbang ke tanah Eropa nanti.
Saat menghadap bupati di rumah dinas, Kamis (13/8/2015), Weni bersama seorang siswa lain, Muh Ikhsan Risaldi, pelajar kelas 9 SMPN 1 Panjatan yang juga meraih medali Perak melalui cabang atletik di ajang yang sama di Makasar pada 2-7 Agustus 2015.
Keduanya didampingi Kepala SMPN 1 Wates, Suryono, dan pelatih serta Ketua KONI, Bambang Gunoto.
"Kuncinya latihan dan berdoa. Alhamdulillah dapat medali emas dan akan ikut ke Jerman," kata Weni, saat menghadap Bupati, Kamis pagi.
Kepala SMPN1 Wates, Suryono, merasa bangga dan bersyukur atas pencapaian siswanya itu.
Jika pada Oktober nanti Weni jadi berangkat ke Jerman, berarti merupakan kali kedua SMPN 1 Wates mengirimkan siswanya ke tingkat internasional.
"Sebelumnya kami pernah mengirimkan siswa ke Jepang pada lomba roket air," kata Suryono.
Pada O2SN tingkat Nasional di Makasar pada 2-7 Agustus 2015, selain dua siswa itu juga ada empat siswa lain dari Kulonprogo yang terlibat. Empat siswa lainnya juga menorehkan prestasi dengan menjadi 16 besar nasional.
Hasto yang menerima kedatangan siswa berprestasi tersebut menyampaikan apresiasinya.
Bupati mengakui prestasi itu membanggakan Kulonprogo dan DIY. Dia berharap pencapaian semacam itu dapat dipertahankan dan selanjutnya terjadi regenerasi.
"Ini peran orangtua, guru dan banyak pihak yang dapat memberikan dorongan para siswa," katanya. (Tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/juara-karate_20150813_192706.jpg)