Imigrasi Yogyakarta Gunakan Alat Pendeteksi Paspor Palsu
Guna mendukung kerja petugas dalam melakukan pengawasan, Kantor Imigrasi Yogyakarta berencana menempatkan alat pendeteksi paspor
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Yogyakarta merupakan kota destinasi wisata, karena itu pula pergerakan wisatawan baik lokal ataupun mancanegara terbilang tinggi.
Hal itu dinilai menjadikan kerawanan penyalahgunaan penggunaan dokumen perjalanan palsu.
Guna mendukung kerja petugas dalam melakukan pengawasan, Kantor Imigrasi Yogyakarta berencana menempatkan alat pendeteksi paspor di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta.
Seperti yang diutarakan Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Arief Munandar, dari pengalamannya selama ini pihaknya pernah menemukan paspor palsu yang apabila dilihat secara kasatmata hampir mirip dengan dokumen aslinya.
"Untuk mendukung kinerja petugas pengawasan yang ada di bandara, kami akan menempatkan dua unit peralatan portable document authentication di bandara untuk memeriksa apabila menemukan paspor yang mencurigakan," ujarnya, Selasa (11/8/2015).
Arief menambahkan, selain mengadakan peralatan pendeteksi dokumen perjalanan, sebelumnya Kantor Imigrasi Yogyakarta telah bekerjasama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat dengan mengadakan agenda pelatihan deteksi dini terhadap dokumen perjalanan palsu.
Tak hanya dari jajaran imigrasi, pihak maskapai juga dilibatkan dalam pelatihan tersebut.
"Diharapkan dengan pelatihan yang sudah dilakukan dan ditunjang peralatan, apabila ada upaya perjalanan menggunakan dokumen palsu, dapat segera dicegah petugas di lapangan," tandasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wna-razia_0805_20150508_185600.jpg)