Imigrasi Yogyakarta Gunakan Alat Pendeteksi Paspor Palsu

Guna mendukung kerja petugas dalam melakukan pengawasan, Kantor Imigrasi Yogyakarta berencana menempatkan alat pendeteksi paspor

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ikrob Didik Irawan
KOMPAS.com/ Ahmad Winarno
Ilustrasi: Petugas Imigrasi Kabupaten Jember, Jawa Timur, menunjukkan dokumen milik Warga Negara Asing (WNA) yang disita, Jumat (8/5/2015). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Yogyakarta merupakan kota destinasi wisata, karena itu pula pergerakan wisatawan baik lokal ataupun mancanegara terbilang tinggi.

Hal itu dinilai menjadikan kerawanan penyalahgunaan penggunaan dokumen perjalanan palsu.

Guna mendukung kerja petugas dalam melakukan pengawasan, Kantor Imigrasi Yogyakarta berencana menempatkan alat pendeteksi paspor di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta.

Seperti yang diutarakan Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Arief Munandar, dari pengalamannya selama ini pihaknya pernah menemukan paspor palsu yang apabila dilihat secara kasatmata hampir mirip dengan dokumen aslinya.

"Untuk mendukung kinerja petugas pengawasan yang ada di bandara, kami akan menempatkan dua unit peralatan portable document authentication di bandara untuk memeriksa apabila menemukan paspor yang mencurigakan," ujarnya, Selasa (11/8/2015).

Arief menambahkan, selain mengadakan peralatan pendeteksi dokumen perjalanan, sebelumnya Kantor Imigrasi Yogyakarta telah bekerjasama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat dengan mengadakan agenda pelatihan deteksi dini terhadap dokumen perjalanan palsu.

Tak hanya dari jajaran imigrasi, pihak maskapai juga dilibatkan dalam pelatihan tersebut.

"Diharapkan dengan pelatihan yang sudah dilakukan dan ditunjang peralatan, apabila ada upaya perjalanan menggunakan dokumen palsu, dapat segera dicegah petugas di lapangan," tandasnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved