Breaking News:

Pilkada Bantul

Suharsono Tegaskan Bukan Calon Boneka

Suharsono dan Halim sudah menunjukkan tekadnya, dan berusaha mati-matian untuk maju sebagai calon kepala daerah Bantul

Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Anas Apriyadi
Pasangan Suharsono-Halim akan menantang pasangan petahana Sri Surya Widati (Ida) dan Misbakhul Munir, telah mendaftar pada hari pertama. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kekhawatiran pasangan Suharsono-Abdul Halim Muslih merupakan calon boneka yang diajukan sebatas untuk memastikan pilkada Bantul tetap berjalan dibantah oleh Romo Nur, sebagai Ketua DPD Gerindra DIY.

Menurutnya pasangan Suharsono dan Halim sudah menunjukkan tekadnya, dan berusaha mati-matian untuk maju sebagai calon kepala daerah Bantul.

“Artinya segala upaya, kami menjaring calon, membangun koalisi itu beneran, bukan koalisi ecek-ecek,” ujarnya saat mengantar pendaftaran calon yang diusung Gerindra, PKB, serta didukung PKS dan Partai Demokrat di Kantor KPU Bantul, Selasa (29/7/2015).

Dari koalisi yang telah terbentuk pun, Romo Nur berujar mempunyai target perolehan suara sebesar 60 persen dihitung dari perolehan suara partai yang telah mengusung dan yang diharapkan bergabung nantinya.

Hal yang sama diungkapkan ketua DPD PKS Bantul, Jupriyanto.

Menurutnya PKS telah melakukan verifikasi atas rumor yang beredar. Hasil Suharsono merupakan calon yang benar-benar mau melakukan perlawanan kepada calon incumbent.

“Beliau yang punya keinginan melakukan perlawanan kepada incumbent, pilihan yang lainnya sampai detik terakhir tidak ada yang bersedia melakukan perubahan,” terangnya.

Suharsono sendiri mengaku serius untuk maju sebagai calon Bupati Bantul dengan menyiapkan segala persyaratan, melakukan pendekatan ke partai, hingga mengurus rekomendasi dari DPP partai pengusung.

“Persyaratannya sangat-sangat banyak sekali, sampai empat hari saya tidak tidur, karena saya bukan orang partai jadi ini hal baru bagi saya,” ujarnya calon yang sebelumnya gagal maju lewat PDIP ini.

Suharsono meyakinkan bahwa dirinya bukan calon boneka dan serius untuk maju dan menganggap rakyat Bantul sudah cerdas untuk menyikapi rumor yang beredar.

“Rakyat bisa melihat apa nanti yang saya lakukan setelah resmi terdaftar di KPU, saya menganggap rakyat sudah cerdas, bahwa selama ini rumor yang ada bahwa saya calon boneka tidak benar,” tuturnya. (tribunjogja.com)

Tags
Pilkada
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved