Breaking News:

Pilkada Bantul

PNS dan Perangkat Bantul Harus Netral dalam Pilkada

Dalam UU Pilkada memang tidak diatur adanya larangan tersebut khususnya untuk perangkat desa terlibat dalam kampanye politik

Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan
Ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jelang pemilihan kepala daerah langsung di Bantul, netralitas Pegawai Negeri Sipil dan Perangkat Desa di Bantul diharapkan tetap terjaga seperti yang telah tercantum dalam undang-undang.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul, Supardi menjelaskan dalam UU Pilkada memang tidak diatur adanya larangan tersebut khususnya untuk perangkat desa terlibat dalam kampanye politik.

Meski begitu aturan yang mengatur tentang larangan terlibat partai politik bagi perangkat desa dan PNS dalam sejumlah undang-undang tetaplah ada.

“Tetap ada aturannya,” tuturnya saat ditemui di Kantor KPU Bantul, Selasa (28/7/2015).

Peraturan yang ada terantum dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, serta UU Nomor 8 tahun 2015 tentang, sedangkan bagi perangkat desa diatur dalam UU Nomor 6 tahun 2014 tentang desa.

Peran panwaslu jika menemukan pelanggaran netralitas tersebut menurutnya adalah membuat penerusan laporan kepada instansi terkait.

Pelanggaran netralitas tersebut menurutnya tetap bisa dikenakan sanksi jika terbukti nantinya.

“Sanksinya bisa teguran lisan, tertulis, terakhir bisa diberhentikan dengan tidak hormat,” ujarnya.

Sebelumnya, Pjs Bupati Bantul, Sigit Sapto Raharjo memastikan PNS harus tetap bersikap netral dalam pilkada nantinya, bahkan Ia siap menerima sanksi jika nantinya dirinya sendiri terbukti tidak netral.

“Dalam pilkada kita harus netral, memilih adalah hak, tapi tidak boleh ikut kampanye,” terangnya.

Ia berencana mengumpulkan PNS dan perangkat desa atau membuat semacam roadshow untuk mensosialisasikan bahwa dalam pilkada mereka harus netral.

Meski begitu, Sigit menjelaskan belum memiliki gambaran tentang sanksi apa yang akan diberikan jika nantinya ditemukan pelanggaran tersebut.

“Sanksi-sanksinya apa kita pelajari dulu sesuai aturan yang berlaku,” terangnya. (tribunjogja.com)

Tags
Pilkada
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved