Usai Lebaran, Seluruh Atlet Puslatda DIY Jalani Tes Fisik
KONI DIY akan mengadakan tes fisik yang rencananya akan diikuti seluruh atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) DIY.
Penulis: cnt | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Cahyo Nugroho T.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Guna melihat kesiapan para atlet-atlet Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang akan terjun dalam Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) sekitar akhir tahun nanti, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY akan mengadakan tes fisik yang rencananya akan diikuti seluruh atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) DIY.
Hal ini disampaikan oleh wakil ketua umum II KONI DIY, Mansur, kepada Tribun Jogja, Kamis (9/7/2015).
Menurutnya rencana akan diadakannya tes fisik ini nanti pada bulan Agustus tanggal dua dan bertempat di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNY.
Ia memilih FIK UNY sebagai tempat untuk mengadakan tes fisik karena kampus olahraga tersebut memiliki fasilitas dan peralatan olahraga yang lengkap dan fleksibel.
“Tes fisik ini nantinya untuk melihat secara keseluruhan kemampuan fisik atlet-atlet DIY, sehingga kita bisa menilai sejauh mana latihan yang sudah dijalaninya sampai saat tes fisik ini nantinya. Tes fisik ini bersfat wajib bagi seluruh atlet yang ada,” ujarnya.
Namun Ia memberi toleransi bagi atlet yang tidak bisa mengikuti tes fisik jika sedang mengikuti even-even atau kejuaraan yang memang tidak bisa ditinggalkan.
Untuk itu, nantinya KONI DIY juga akan menyiapkan waktu khusus jika ada beberapa atlet yang berhalangan hadir Agustus nanti.
Ia menjelaskan kemampuan fisik selama ini masih menjadi kelemahan bagi atlet-atlet di Indonesia khususnya DIY.
Untuk itu, jika nantinya pada tes fisik ada beberapa atlet yang belum memenuhi kriteria, maka Mansur meminta kepada para pelatih untuk segera menambah kemampuan fisik dari para atletnya masing-masing cabor.
“Selain tes fisik nantinya KONI DIY juga akan mengadakan pendidikan karakter bagi atlet DIY setelah menjalani tes fisik. Kemungkinan tiga hari setelah tes fisik, namun jika mundur maksimal satu minggu untuk memberikan pendidikan karakter,” imbuhnya.
Ia berharap dengan sudah dijalankannya beberapa program yang ada, baik dari KONI DIY, KONI Kabupaten atau Kota dan juga para pelatih masing-masing Cabor.
Nantinya dalam menghadapi PON perstasi DIY bisa lebih baik dari PON sebelumnya. (Tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/petinju-kulonprogo-heri_20150407_183029.jpg)