Puluhan Ribu Lansia di DIY Hidup Terlantar

Sebanyak 38.449 warga lanjut usia ( lansia) di DIY masih hidup dalam kondisi terlantar baik dari segi ekonomi dan sosial.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
zoom-inlihat foto Puluhan Ribu Lansia di DIY Hidup Terlantar
Tribun Jogja/ Yoseph Hary W
Ratusan lansia mengikuti senam bersama di halaman utara Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (7/4/2012) pagi. (ilustrasi)

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebanyak 38.449 warga lanjut usia ( lansia) di DIY masih hidup dalam kondisi terlantar baik dari segi ekonomi dan sosial. Untuk mengurangi jumlahnya, pemerintah terus menjalankan program pemberdayaan bagi kaum lansia.

Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi mengatakan, lansia yang terlantar di DIY jumlahnya masih 15 persen dari total penduduk.

Jumlah tersebut terdiri dari lansia yang terlantar secara ekonomi namun secara sosial tidak terkondisikan, terlantar secara sosial namun secara ekonomi tercukupi serta terlantar secara ekonomi sekaligus secara sosial.

“Orang-orang yang seperti ini adalah yang perlu diperhatikan,” katanya saat menghadiri peringatan Hari Lansia di lapangan Desa Bejiharjo, Karangmojo, Minggu ( 7/6/2015).

Untung menjelaskan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan kaum lansia di DIY.

Untuk mengurangi angka lansia yang terlantar, pemerintah terus menjalankan program pemberdayaan serta memberikan perlindungan dengan menggunakan anggaran dari pusat serta daerah.

Salah satu bentuknya dengan menyediakan anggaran untuk jaminan kesehatan dan kebutuhan hidup para lansia. Untuk tahun 2015 ini, anggaran yang disediakan oleh pemerintah pusat sebesar Rp 6 milyar.

“Untuk seluruh DIY, tahun ini ada anggaran dari pemerintah pusat senilai Rp 6 milyar. Itu untuk seluruh kabupaten kota,”jelasnya.

Dalam penanganan lansia yang terlantar ini, Untung mengaku pihaknya juga mengalami kesulitan. Selain jumlah panti jompo yang terbatas, masih banyak lansia terlantar yang tidak mau dirawat di panti-panti milik pemerintah.

Banyak lansia yang meski terlantar secara ekonomi dan sosial yang memilih tetap hidup di tengah-tengah masyarakat.

“Guna mengatasi masalah ini kami bekerja sama dengan Lembaga Kesejaheteraan Sosial,” tuturnya.(Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved