Hiswana Migas DIY Sulit Bedakan Warga Dan Pengecer
Petugas Hiswana Migas DIY sulit membedakan antara pengecer dan rumah tangga, maka pembelian Elpiji 3 kilogram hanya dibatasi maksimal dua tabung saja.
Penulis: ang | Editor: oda
Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Bidang (Kabid) Elpiji 3 kilogram Hiswana Migas DIY, Iwan Setyawan mengatakan operasi pasar (OP) tersebut digelar agar memudahkan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan elpiji bersubsidi.
Selain itu, upaya ini dilakukan untuk meredam kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan gas tersebut di pasaran.
"Pada dasarnya stok yang tersalurkan susah disesuaikan dengan alokasi yang ada," ungkapnya, Senin (1/6/2015).
Menurut Iwan, karena sasaran OP merupakan rumah tangga maka pembelian hanya dibatasi maksimal dua tabung saja. Dalam OP tersebut, pengecer tidak diperbolehkan ikut membeli.
"Namun karena sulit membedakan antara pengecer dan rumah tangga, kami hanya membatasi maksimal dua tabung untuk masing-masing KTP," ujarnya. (Tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/oprasi-pasar-elpiji_1805_20150518_103154.jpg)