Siswa SD Ini Sehari Mampu Hafal Satu Halaman Al Quran
Ihsan kepengen berangkat umroh setelah hafal Al-quran, biar bisa lihat rumah Allah
Penulis: abm | Editor: Iwan Al Khasni
Aziz Ihsanuddin (10), siwa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) adalah Hafidz cilik, asal Karanganom, Gilangharjo, Bantul, yang sudah hafal lebih dari empat juz Al-quran. Sehari dia mampu menghafal lebih kurang satu halaman Al Quran secara sendirian.
BOCAH itu mengaku mulai menghafal Al-Quran sejak masih berumur delapan tahun. Ihsan, begitu ia biasa disapa, mengaku tidak ada suruhan atau paksaan sedikitpun dari kedua orangtuanya untuk menghafal Al-quran sejak kecil.
"Aku ingin menjadi keluarga Allah dengan menghafal Al-Quran," tutur Ihsan.
Ayahnya, Trijoko pun senada, saat Ihsan masih berumur delapan tahun, Ihsan meminta pada dirinya untuk menghafal Al-Quran dan dimasukan Pondok Pesantren untuk khusus menghafal Al-quran.
"Saya juga kaget Ihsan tiba-tiba memiliki inisiatif sendiri. Kebanyakan orang tua meminta anaknya untuk mengaji dan menghafal Al-Quran, namun saya tidak pernah memaksakan, saya hanya memberi contoh dengan membaca Al-Quran setiap hari di dekat Ihsan," ucap Trijoko.
Ihsan sudah dua kali mendapatkan prestasi dibidang Tahfidz Al-quran ditingkat DIY. Pada 2014 lalu, Ihsan mendapatkan juara pertama dalam perlombaan Festival Anak Sholeh tingkat DIY.
"Alhamdulillah, Minggu lalu Ihsan juara pertama juga di acara Lomba Tartil, yang adain sama Akademi Teknologi Kulit, Sabtu Minggu lalu (16/05)," ujar Ihsan.
Ihsan mengatakan, dirinya menargetkan untuk hafal semua ayat Al-Quran pada kelas 6 SD nanti. Sehari Ihsan bisa mengahafalkan satu halaman Al-Quran tanpa didampingi oleh kedua orangtuanya.
Ada sebuah keinginan yang ingin Ihsan capai setelah menuntaskan hafalan Al-Qurannya, yaitu berangkat ibadah Umroh.
"Ihsan kepengen berangkat umroh setelah hafal Al-Quran, biar bisa lihat rumah Allah," ucap Ihsan.
Ihsan pun bercita-cita menjadi seorang Ustadz dan memiliki sebuah Pondok Pesantren untuk mengahafal Al-quran jika ia sudah besar nanti.
"Semoga Allah kasih izin cita-cita Ihsan," ungkap Ihsan dengan semangat.
Beberapa hari lalu, Ihsan membuka Acara Ngaji On The Street, suara merdu Ihsan terbukti saat membacakan Ayat-ayat suci Al-Quran Juz pertama.

Matanya terkadang terpejam saat membaca, terlihat ia membaca sambil menguji hafalannya Al-Qurannya kembali.
Ngaji On The Street merupakan acara tahunan dari Komunitas One Day One Juz DIY di Trotoar di Sekitar Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Minggu (24/05).
Acara ini merupakan kerjasama antara BMT Beringharjo dengan Komunitas One Day One Juz DIY. (Septiandri Mandariana)