Kawasan Industri Kulonprogo Berpotensi Serap 720 Ribu Tenaga Kerja

Jika semua perusahaan berdiri di lahan seluas itu, diprediksi penyerapannya mencapai 720 ribu tenaga kerja.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Muhammad Fatoni

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Kawasan industri yang telah ditetapkan Pemkab Kulonprogo seluas 800 hektare di wilayah Kecamatan Sentolo, diperkirakan bakal menyerap banyak tenaga kerja. Jika semua perusahaan berdiri di lahan seluas itu, diprediksi penyerapannya mencapai 720 ribu tenaga kerja.

Kabid Penanaman Modal Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kulonprogo, Robby Ampera, mengatakan saat ini sudah ada perusahaan pengembang kawasan industri yang berminat mengelola kawasan tersebut.

"Ada dua perusahaan yang menyatakan siap di lahan 170 hektare. Kalau seluas itu saja terealisasi diperkirakan serapan tenaga kerjanya sudah bisa mencapai 120 ribu pekerja. Kalau optimal 800 hektare serapannya 720 ribu tenaga kerja," kata Roby, Jumat (22/5/2015).

Kawasan industri di Sentolo, menurutnya, bakal menjadi kawasan industri terbesar di DIY. Lokasi kawasan tersebut cukup strategis. Selain mempercepat pertumbuhan ekonomi, keberadaannya juga bakal menyerap banyak tenaga kerja lokal.

Selain di kawasan industri, saat ini penyerapan tenaga kerja dari perusahaan di Kulonprogo yang telah beroperasi juga cukup banyak. Dia menyebut setidaknya seribu pekerja terserap di perusahaan, antara lain pabrik wig.

Serapan itu sebenarnya dianggap belum optimal. Pasalnya, kapasitas produksi pabrik tersebut diperkirakan membutuhkan tenaga kerja 6.000-an orang. Sebab itu, menurutnya, sebenarnya keberadaan pabrik itu masih berpotensi menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.

"Saat ini ada lagi perusahaan yang sudah menerima izin prinsip. Itu saja sudah berkontribusi sekitar 1.600 pekerja," lanjutnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved