Lina Ingin Buktikan Anak Berkebutuhan Khusus Juga Bisa Berprestasi
Para peserta didik berkebutuhan khusus ini berasal dari SDLB, MILB, SD inklusif, MI inklusif, SMPLB,MTsLB, SMP Inklusif dan MTs Inklusif.
Penulis: cnt | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Cahyo Nugroho T.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-14 yang dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta oleh Kementrian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), tidak hanya memperlombakan siswa-siswi normal saja. Namun juga pada tahun 2015 ini, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus (PK) dan Layanan Khusus (LK) Pendidikan Dasar, juga kembali menyelenggarakan OSN bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Para peserta didik berkebutuhan khusus ini berasal dari SDLB, MILB, SD inklusif, MI inklusif, SMPLB,MTsLB, SMP Inklusif dan MTs Inklusif.
Salah satu peserta OSN Olimpiade Matematika SDLB dari Kalimantam Timur (Kaltim), Karolina Duma Priskilla Nasution, mengatakan tingkat kesulitan soal yang dihadapinya seimbang antara sulit dan mudah. Ia pun optimis bisa meraih hasil yang terbaik.
Ia pun merasa bangga, sudah dapat membawa nama provinsi Kaltim dalam ajang OSN, Lina, sapaan akrabnya juga punya impian untuk bisa ikut Olimpiade Sains tingkat internasional.
"Aku ingin membuktikan bahwa anak berkebutuhan Khusus itu bisa berprestasi, bahkan di tingkat Imternasional," ujarnya seusai menjalani olimpiade, Rabu (20/5/2015)
Ia pun berharap agar suatu saat bisa mengharumkan nama Indonesia dimata imternasional khususnya dalam Olimpiade Matematika. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/osn-abk_20150521_143237.jpg)