Polsek Mlati Ungkap Praktik Prostitusi Berkedok Rumah Kos

Per harinya setiap pekerja seks bisa melayani dua hingga tiga tamu

Polsek Mlati Ungkap Praktik Prostitusi Berkedok Rumah Kos
Net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Indikasi penyalahgunaan rumah kos yang digunakan untuk prostitusi terselubung menjadi perhatian kepolisian wilayah Sleman.

Salah satunya diwujudkan lewat operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) yang digiatkan Polsek Mlati, Selasa (19/5).

Dalam razia tersebut, Polsek Mlati berhasil membongkar praktik prostitusi terselubung dengan modus rumah kosan.

Kapolsek Mlati, Kompol Sarwendo menjelaskan, operasi tersebut digelar atas adanya laporan dari masyarakat yang curiga lantaran kerap kali melihat laki-lali keluar masuk ke kosan yang berada di daerah Mulungan, Sendangadi, Mlati, Sleman tersebut.

Berbekal informasi itu, polisi lantas melakukan penggrebekan.

Hasilnya, petugas mendapati tiga orang pekerja seks komersial dan seorang pengelola rumah kos bernama Yati (45).

"Total ada sembilan kamar, tiga kamar digunakan untuk melayani tamu, sedangkan enam kamar lainnya disewakan layaknya penginapan, biasanya disewakan kepada pasangan yang butuh kamar," jelas kapolsek.

Adapun saat ini pihak penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap pengelola kos dan tiga pekerja seks.

Dari keterangan mereka, praktik prostitusi terselubung ini sudah berjalan selama empat bulan.

Setiap tamu, yang datang dimintai tarif antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

"Transaksi dilakukan di dalam kamar antar tamu dan pekerja seksnya. Per harinya setiap pekerja seks bisa melayani dua hingga tiga tamu. Sedang untuk sekali menerima tamu, pengelola juga meminta bayaran sebesar Rp 60 ribu," urainya.

Apabila tidak ada tamu yang datang, pengelola yang kemudian berperan mencarikan pelanggan.

Saat ia berhasil mendapatkan pelanggan maka Yati mendapat upah sebesar Rp 80 ribu. (TRIBUNJOGJA.com)

Tags
Prostitusi
Penulis: Santo Ari
Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved