Disdik Kota Yogya Beri Kemudahan Siswa Berkebutuhan Khusus

Di Yogyakarta terdapat 15 siswa berkebutuhan khusus. Rinciannya yakni 12 siswa slow learner dan 3 siswa low vision.

Penulis: mrf | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Siti Ariyanti
Suasana UASBN di SD Trirenggo 1, Senin (18/5/2015). 11 siswa inklusi di sekolah tersebut mengerjakan soal ujian dari pusat seperti siswa normal lainnya. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Resya Firmansyah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peserta Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) tingkat SD yang berkebutuhan khusus di Yogyakarta diberi kemudahan dalam pengerjaan soal ujian. Hal itu sama halnya seperti yang dilakukan untuk jenjang SMP dan SMA.

Seperti diketahui, di Yogyakarta terdapat 15 siswa berkebutuhan khusus. Rinciannya yakni 12 siswa slow learner dan 3 siswa low vision.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana menyatakan, peserta US/M yang menderita low vision diberi soal khusus di mana ukuran fontnya lebih besar dari siswa lainnya. Menurut data dari Disdik Yogya, siswa low vision terdapat di SD Sapen, SD Terbansari dan SD Taman Muda Ibu Pawiyatan.

“Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang low vision memang sudah disiapkan naskah soal dengan font yang lebih besar. Sesuai dengan tingkat kebutuhan baca peserta didik yang bersangkutan,” ungkap Edy, Selasa (19/5/2015).

Sedang untuk siswa slow learner, Disdik Yogya memberikan waktu ujian maksimal yaitu 45 menit. Merujuk data dari Disdik Yogya, siswa slow learner tersebar di SD Bangunrejo, SD Karanganyar, SD Taman Muda Ibu Pawiyatan dan SD Sapen II. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved