Sejumlah Mahasiswa Adu Kreatif Merakit Kapal Otok-otok
Balap Otok-otok ini, merupakan lomba yang terdapat dalam acara Teknik Industri On The Spot 2015 (TIOS),
Penulis: abm | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Novianti Sri Lestari tampak sibuk mengotak-ngatik Kapal Otok-otok hasil karyanya. Dara yang merupakan salah satu peserta yang mengikuti Lomba Balap Kapal Otok-otok yang diselenggarakan pada Sabtu (16/05), di Plasa Pasar Ngasem, Yogyakarta, ini tampak serius mengamati kapal miliknya tersebut.
Ia adalah salah satu mahasiswa Jurusan Teknik Industri Universitas Atmajaya Yogyakarta, angkatan 2012, yang sangat bersemangat untuk mengikuti perlombaan ini.
Perlombaan Balap Otok-otok ini, merupakan lomba yang terdapat dalam acara Teknik Industri On The Spot 2015 (TIOS), yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI), Universitas Atmajaya Yogyakarta.
TIOS pada tahun 2015 merupakan ke empat kalinya diselenggarakan oleh HMTI Universitas Atmajaya. Dalam acara ini ada beberapa rangkaian acara, diantatanya Lomba Balap Kapal Otok-otok, Festival Kapal Otok-otok, lomba Foto Selfie dan Pameran Seni dari Mahasiswa Desain Interior Institute Seni Indonesia.
Novianti membuat kapal Otok-otoknya dengan menggunakan bahan baku dari kaleng minuman bekas.
"Pembuatannya menghabiskan waktu 2 hari, karena saya tidak tahu sama sekali cara pembuatannya, tapi sudah selesai dan sudah saya coba ternyata bisa jalan dan tidak tenggelam," ujar Novianti.
Perlombaan ini merupakan lomba perkelompok. Setiap kelompok diisi oleh dua orang. Pada saat wartawan mewawancarai Novianti, rekan satu kelompoknya belum datang ke lokasi perlombaan.
"Kelompok kami bernama "Menang". Begitu pun nama kapal otok-otok buatan kami beri nama "Menang", karena kami optimis untuk meraih hadiah pemenang pertama," imbuh Novianti.
Novianti mengatakan, jika hadiah pertama bisa ia dapatkan, ia akan menggunakannya untuk makan bersama dengan teman-temannya.
Hal lain dikatakan oleh Anjasmoro. Mahasiswa Teknik Industri Universitas Atmajaya angkatan 2011, Pada perlombaan Balap Kapal Otok-otok kali ini, ia bersama kelompoknya yang bernama Culai Racing Team membuat Kapal Otok-otok dari bahan baku seng alumunium.
"Saya sekelompok dengan Fariski Alkindi. Untuk waktu pengerjaannya kita cuma sehari aja. Di sini kita enggak berharap menang, tapi ikut berpartisipasi aja. Kalau menang ya Alhamdulillah," ungkap Anjas sambil tertawa.
Ia mengatakan, dirinya bangga mengikuti perlombaan tersebut, karena Kapal Otok-otok merupakan mainan tradisional yang sudah mulai terlupakan oleh masyarakat.
"Kebanyakan kan anak-anak zaman sekarang mainannya gadget. Ada positifnya juga dengan gadget. Cuma negatifnya jadi melupakan mainan tradisional yang pernah ada," ujar Putu Doni, Ketua Pelaksana acara tersebut.
Ia mengatakan, dengan diselenggarakannya Lomba Balap Kapal Otok-otok ini akan membuat pamor Kapal Otok-otok akan kembali mencuat dan diminati oleh para anak-anak zaman sekarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lomba-otok-otok_20150516_183455.jpg)