Pulau Indah Ini Ternyata Terbentuk dari Kotoran Ikan

Dalam jangka waktu satu tahun sekitar 685 ribu kilogram sedimen diproduksi di Pulau Vakkaru.

Editor: Mona Kriesdinar
Science News / Pixshark
Pulau Karang Vakkaru di Maladewa ini terbentuk dari kotoran ikan kakak tua 

TRIBUNJOGJA.COM - Pulau Vakkaru, di Maladewa ini tak hanya menyajikan pemandangan indah, namun juga menjadi laboratorium ilmu pengetahuan yang sangat berharga.

Bagaimana tidak, gugusan pulau karang ini bukan hanya berasal dari pasir yang menumpuk hingga terangkat ke permukaan, penelitian terbaru menujukan bahwa pulau ini ternyata terbentuk dari kotoran ikan.

Sebagaimana dilansir Science News, di Maladewa sendiri setidaknya ada 1200 pulau kecil yang berkelompok bersama sejumlah atol.

Para ahli mengatakan bahwa pulau-pulau tersebut terdiri atas sedimen terumbu karang.

Pertanyaannya kemudian, darimana sedimen itu berasal?

Ternyata sebagian besar sedimen berasal dari ikan, terutama kotoran ikan ketarap atau ikan kakaktua/parrotfish.

Untuk mengungkap fakta tersebut, sekelompok peneliti dari Universitas Exeter melakukan serangkaian penelitian.

Mereka ingin mengetahui dari mana pasokan sedimen itu berasal dan berapa banyak sedimen yang diproduksi dalam kurun waktu satu tahun.

Untuk itu, mereka meneliti pulau tersebut dan melakukan pemetaan wilayah spesies yang kemungkinan memproduksi sedimen tersebut.

Hasilnya, diketahui bahwa dalam jangka waktu satu tahun sekitar 685 ribu kilogram sedimen diproduksi di Pulau Vakkaru.

Terungkap sekitar 10 persen sedimen berasal dari alga yang memiliki piring berkapur yang patah kemudian menjadi butiran kecil seperti pasir.

Namun sebagian besar atau 85 persen diantaranya, sedimen itu berasal dari parrotfish atau ikan kakak tua.

Ikan ini mengambil atau memakan alga karang dan mengeluarkan sedimen dari kotorannya.

Disebutkan bahwa ikan kakak tua ini paling tidak mampu menghasilkan 90 kilogram pasir dari kotorannya dalam jangka waktu satu tahun.

"Pemeliharaan populasi ikan kakak tua yang telah membentuk pulau-pulau karang di Maladewa. Penting artinya untuk mempertahankan populasi ini," ulas para peneliti sebagaimana yang dituliskan dalam Jurnal Geologi 27 April lalu. (*)

Tags
ikan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved