Layanan PDAM Sleman Belum Merata
Pencapaian layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman masih jauh dari target
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Pencapaian layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman masih jauh dari target. Pasalnya, layanan tersebut baru dapat diakses oleh 20 persen warga Kabupaten Sleman.
Direktur PDAM Sleman, Dwi Nurwanta mengakui saat ini capaian layanan yang diberikan baru mencapai sekitar 200 ribu penduduk Kabupaten Sleman.
Jumlah tersebut masih jauh dari target nasional sebesar 68 persen dari jumlah penduduk.
“Saat ini sambungan pipa PDAM di Sleman terdapat 27 sambungan. Secara prosentase, baru mencapai 20 persen dari target,” ungkapnya ditemui di Kantor Bupati, Kamis (6/5/2015).
Menurutnya hal tersebut terjadi lantaran layanan penyediaan air bersih bagi di Kabupaten Sleman tidak hanya disediakan oleh PDAM Sleman namun juga oleh organisasi pengelola air yang dikelola oleh beberapa Pemerintah Desa (Pemdes).
Selain itu, warga yang tinggal di daerah batas kota masih dilayani oleh PDAM Kota Yogyakarta seperti Kecamatan Mlati dan sebagian Depok.
“Sementara itu, warga Sleman masih banyak yang mengandalkan sumber air mandiri seperti dari sumur-sumur yang dibuat oleh warga di lingkungan tempat tinggal. Dengan tercukupinya kebutuhan air tersebut, warga enggan menggunakan layanan PDAM,” katanya. (tribunjogja.com)