UI Bentuk Tim Investigasi Ungkap Kematian Akseyna

Universitas Indonesia membentuk tim investigasi penyebab kematian Akseyna Ahad Dori (18)

KOMPAS.com / Robertus Belarminus
Danau Kenanga, tempat mayat Akseyna yang ditemukan di danau UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/3/2015) 

TRIBUNJOGJA.COM - Universitas Indonesia membentuk tim investigasi penyebab kematian Akseyna Ahad Dori (18).

Sebab, kematian Akseyna kini masih misteri, polisi bingung menentukan Akseyna tewas akibat dibunuh atau bunuh diri.

Pjs Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Widjanarko, menegaskan bahwa tim itu dibentuk untuk mengetahui penyebab kematian Akseyna.

Makanya, kata Budi, tim yang dibentuk UI itu berasal dari Fakultas Kedokteran UI. Tim itu baru dibentuk UI beberapa pekan lalu.

"Jadi nanti hasil investigasi dari tim yang dibentuk UI akan dibenturkan dengan hasil dari dokter forensik," ucap Budi kepada Warta Kota di Balai wartawan Polda Metro Jaya, Senin (27/4/2015).

Saat ini, dokter forensik di RS Polri Kramat Djati menyatakan bahwa Akseyna tewas akibat tenggelam. Sebab ditemukan air dan pasir di paru-paru Akseyna. Artinya dia masih hidup saat tenggelam.

Tapi, dokter tak bisa menentukan apakah Akseyna pingsan atau sadar saat tenggelam. Sementara itu dokter juga menemukan ada jejak benturan di dada, leher dan beberapa bagian tubuh lain Akseyna.

Tapi benturan itu bukan penyebab kematian Akseyna.

Sampai saat ini, sejak Jenazah Akseyna ditemukan tenggelam di Danau Kenangan UI pada Kamis (26/3/2015), polisi masih bingung menentukan sebab kematian Akseyna.

Polisi belum memecahkan 100 persen alibi dibalik surat wasiat Akseyna, namun sudah diketahui bahwa tulisan di surat wasiat itu benar tulisan asli Akseyna.

Tanda tangan di surat wasiat masih dianalisa mengenai keasliannya. (*)

Sumber: Warta Kota
Tags
Akseyna
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved