Nasib Tiga Pendaki Bandung di Nepal Belum Diketahui
Tim THC tersebut, ujarnya, bertolak dari Indonesia menuju Nepal sejak 19 April 2015 dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
TRIBUNJOGJA.COM, BANDUNG - Tim Crisis Center Taruna Hiking Club (THC) hingga saat ini belum bisa mengetahui keberadaan tiga pendakinya yang berada di Nepal saat Gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter mengguncang Kathmandu, Nepal, Sabtu (25/4).
"Perkembangan terbarunya ialah kami belum bisa berkomunikasi dengan tiga rekan kami di sana. Dan sinyal komunikasi di sana masih jelek," kata perwakilan dari Tim Crisis Center Taruna Hiking Club (THC) Grahito Handaru, ketika dihubungi melalui telepon, Senin (27/4/2015).
Ketiga anggota Taruna Hiking Club (THC) yang pergi ke Nepal untuk melakukan pendakian ke Yalateak dan Naya Kanga ialah Jeroen Hehuwat, Kadek Andana dan Alma Parahita.
"Kontak terakhir mereka ialah mereka sudah sampai di Kuanyang belum ke tempat pendakiannya, tapi kemudian ada gempa di sana," katanya.
Menurut dia, saat itu rekannya sudah berada di Langtang Village untuk persiapan proses aklimatisasi dan rencananya akan jalan ke Khyangin Gompa.
Tim THC tersebut, ujarnya, bertolak dari Indonesia menuju Nepal sejak 19 April 2015 dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Antara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lokasi-kemah-di-gunung-everest_20150418_172517.jpg)