Pembacok Brutal di Jongkang Menyerahkan Diri
Afandi pelajar warga Ngaglik, dibacok orang tak dikenal saat melintas di Jongkang, tepatnya di depan Toko Prestasi.
Penulis: Santo Ari | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelaku pembacokan atas korban Afandi Ahmad Jamal (15) menyerahkan diri ke Polsek Ngaglik, Rabu (22/4/2015).
Sebelumnya, pada Minggu (19/4/2015) dini hari, Afandi pelajar warga Ngaglik, dibacok orang tak dikenal saat melintas di Jongkang, tepatnya di depan Toko Prestasi.
Setelah sempat buron selama tiga hari, pelaku yang berjumlah dua orang, menyerahkan diri didampingi orangtua masing-masing.
Adapun pelaku yang berperan sebagai joki pengendara sepeda motor bernama Bagus Dwi alias Bagrok (19), sedang sang eksekutor yakni Yadi Santoso alias Kotel (18), keduanya warga Karangjati Sinduadi Mlati.
Tersangka Yadi saat diperiksa oleh jajaran Reskrim Polsek Ngaglik menuturkan bahwa mereka melakukan aksi kejahatan lantaran emosi dan terpengaruh alkohol.
"Sebelumnya minum dulu di rumah saya. Kemudian kami nongkrong di warung burjo di daerah palagan," ujar tersangka.
Panit Reskrim Polsek Ngaglik Ipda Irvan melanjutkan, tersangka Yadi lantas membawa sebilah clurit saat berpindah dari rumahnya ke warung burjo.
Saat berada di warung itulah kedua tersangka yang dipengaruhi alkohol emosi lantaran ada orang tak dikenal melintas dengan menggeber-geberkan mesin motor.
"Kedua tersangka lantas mengejar orang itu, tetapi tidak ketemu. Kemudian saat berada di TKP, mereka berpapasan dengan korban yang berboncengan dengan temannya," jelas Irvan.
Dari keterangan yang dikorek petugas, tersangka mengaku mendengar korban meneriakinya. Tersangka yang terbakar amarah lantas berbalik arah dan mengejar korban Afandi yang tengah berboncengan dengan Febriana Yusuf (23).
"Korban lantas dipepet, dan terjadilah aksi pembacokan," tutur Irvan.
Korban sempat melarikan diri, akan tetapi dikejar oleh pelaku hingga ke daerah Sedan. Di sana warga yang mengetahui ada orang yang membutuhkan pertolongan lantas mengamankan kedua tersangka dan meminta keterangan atas mereka.
Polisi yang mendapat laporan pembacokan lantas mendatangi TKP dan meminta keterangan warga yang sempat mengamankan tersangka dan mendapatkan identitas pelaku. Akan tetapi polisi tak dapat menemukan kedua pelaku setelah didatangi ke rumah mereka dan tempat di mana mereka biasa nongkrong.
"Hingga akhirnya hari ini (Rabu 22/4/2015) kedua orangtua tersangka menyerahkan anaknya ke polsek Ngaglik untuk diproses secara hukum," jelas Irvan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelaku-pembacokan-di-jongkang-sleman_20150422_173359.jpg)