Disdikpora Sleman Waspadai Paham Radikal Masuk ke Sekolah

berkembangnya paham tersebut di kalangan pelajar dikhawatirkan akan berdampak negatif.

Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman terus mewaspadai tumbuhnya paham radikal agama di lingkungan sekolah. Pasalnya berkembangnya paham tersebut di kalangan pelajar dikhawatirkan akan berdampak negatif.

Kepala Disdikpora Sleman, Arif Haryono mengatakan hal tersebut menjadi perhatian serius bukan hanya oleh pemerintah namun aparat penegak hukum. Pasalnya, di Sleman pernah muncul kasus radikalisme agama di sekolah berupa pelarangan hormat terhadap bendera Merah Putih.

“Namun untuk kasus ini sudah lama ditangani dan saat ini kami terus melakukan pendampingan kepada sekolah bersangkutan,” paparnya tanpa menyebutkan nama sekolah yang dimaksud, Jumat (17/4/2015).

Menurutnya sebagai langkah antisipasi, Disdikpora melakukan pengawasan kepada tiap sekolah. Pengawasan terutama dilakukan saat upacara bendera, sehingga diketahui sekolah mana saja yang tidak menggelar upacara atau pelarangan untuk memberi hormat kepada lambang negara.

“Tujuannya untuk memupuk rasa nasionalisme terutama bagi para siswa. Meskipun bukan sebagai indikator, namun dengan upacara bendera dapat menumbuhkan rasa cinta kepada negara,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved