Segera Tukarkan Jika Kualitas Raskin Buruk
Bagian kesra akan menerjunkan petugas untuk mengecek pendistribusian raskin yang ada di masyarakat.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Bambang Sukemi meminta kepada warga masyarakat (Raskin) untuk meneliti terlebih dahulu sebelum menerima beras warga miskin (raskin). Jika kualitas beras buruk, warga diminta untuk menukarkannya.
“Kalau kualitas berasnya buruk, kita minta untuk menyampaikannya ke Bulog supaya bisa diganti,”katanya, Kamis (9/4/2015).
Dia menjelaskan untuk memastikan beras yang diterima oleh masyarakat berkualitas baik, pemerintah akan melakukan pengawasan. Bagian kesra akan menerjunkan petugas untuk mengecek pendistribusian raskin yang ada di masyarakat.
Nantinya, jika ditemukan ada beras yang tidak sesuai dengan standar, petugas akan langsung menindaklanjutinya dengan melaporkan ke Bulog. “Kita akan lakukan pengawasan ke lapangan. Kepada masyarakat sendiri kami juga minta untuk pro aktif untuk melaporkan jika ditemukan beras yang kwalitasnya buruk,” ucap Bambang.
Di Gunungkidul sendiri menurut Bambang terdapat 80.243 rumah tangga sasaran penerima raskin. Jumlah tersebut tidak mengalami perubahan sejak 2014 lalu.” Jumlah penerimanya tetap,” kata dia.
Terpisah, pejabat sementara Kades Grogol, Paliyan, Ngadiyono meminta pendistribusian raskin di wilayahnya dilakukan sesuai dengan daftar yang sudah ditetapkan. Beras yang diterima jangan dibagikan rata kepada seluruh warga karena hal tersebut menyalahi aturan.
“Yang paling penting bantuan raskin jangan sampai dibagi rata (bagito). Hal tersebut sudah disepakati bahwa raskin hanya untuk yang berhak menerima,” pungkas dia. (*)