Di Sleman, Gerobak Terbang Pedagang Kocar-kacir Selamatkan Diri
Selain itu pedagang yang menggelar dagangannya harus rela gerobaknya beterbangan saat angin kencang menerjang kawasan itu.
Penulis: Santo Ari | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hujan disertai angin kencang porak-porandakan sebagian wilayah Sleman. Dari pantauan wartawan Tribun Jogja di lapangan, hujan disertai angin yang turun pada Kamis (26/3/2015) sekitar pukul 14.00 menumbangkan pohon-pohon di daerah Getas, Tlogoadi, Mlati, tepatnya di Jalan Kebonagung. Selain itu pedagang yang menggelar dagangannya harus rela gerobaknya beterbangan saat angin kencang menerjang kawasan itu.
Salah seorang pedagang di pinggir jalan Kebonagung, Indriana (27) menuturkan bahwa angin kencang melanda kawasan tersebut dan menerbangkan gerobak para pedagang. Ia menuturkan pada pukul 14.00 tiba-tiba hujan gerimis datang, dan tak berselang lama angin kencang juga muncul dan menerpa mereka.
Akibat amukan angin tersebut banyak pedagang lari tunggang-langgang menyelamatkan diri saat dagangan mereka diterbangkan angin. "Lari semua. Sudah enggak mikir gerobak, yang penting selamatkan nyawa," ujar warga Godean yang berjualan es buah ini.
Akibat peristiwa tersebut, Indriana mengalami kerugian hingga jutaan rupiah lantaran gerobaknya terbalik dan bahan membuat es buah berserakan di jalan. Di tepi jalan kawasan tersebut memang digunakan pedagang untuk menjajakkan barang dagangan mereka.
Sedangkan sehari sebelumnya, Rabu (25/3/2015) dari tiga kecamatan di wilayah sleman, yaitu Sayegan, Tempel dan Turi, hujan disertai angin juga menerpa pohon dan menimpa rumah warga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/angin-kencang-terbangkan-gerobak-pedagang_.jpg)