Tribun Otomotif
Cukup Rawat Kaca Mobil dengan Air
Karena itu, perawatan kaca mobil sebaiknya dilakukan tanpa bahan kimia. Menggunakan air saja sebenarnya sudah cukup.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - penggunaan bahan kimia pada perawatan kaca mobil sebenarnya kurang disarankan. Sebabnya, bahan tersebut tidak sedikit yang bisa membuat perubahan pada kaca. Seringkali perubahan itu malah menjadi gangguan.
Kaca yang mudah tergores wiper, hingga kaca bergelombang bisa disebabkan penggunaan bahan kimia tersebut. Hal ini disebabkan bahan kimia tersebut masuk meresap ke kaca.
Karena itu, perawatan kaca mobil sebaiknya dilakukan tanpa bahan kimia. Menggunakan air saja sebenarnya sudah cukup.
Perawatan yang benar, jangan biarkan air terlalu lama ada di kaca mobil. Misalnya setelah kehujanan, segera mungkin kaca dilap hingga kering. Kalau basah sudah pasti akan berjamur.
Bagaimana dengan water repellent? Meskipun sama-sama cairan kimia, namun pemakaian water repellent pada umumnya berfungsi sebagai coating pada kaca mobil. Namun, tidak ada salahnya memastikan kandungan bahannya tidak berpengaruh pada kaca mobil.
Yang tidak kalah penting, pastikan kondisi kaca mobil dan wiper dalam kondisi prima ketika cairan diaplikasikan. Kondisi wiper yang telah pecah bisa menggores lapisan water repellent sehingga malah memicu berbagai masalah lain pada kaca mobil.(*)
Sumber: DBS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kaca-mobil-otomotif__.jpg)