Biaya Naik Haji Turun 26 Dolar AS

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menargetkan pembahasan penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini selesai pada April mendatang

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menargetkan pembahasan penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini selesai pada April mendatang. Pembahasan soal ini telah diajukan ke DPR.

"Target April sudah bisa disepakati," kata Lukman, di Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Menurut Lukman, target itu didasarkan pada periode kerja di parlemen yang kini sedang masuk dalam masa reses.

"Kami sudah sampaikan ke DPR sebelum memasuki reses. Meski pun begitu, kami berharap di tengah reses BPIH itu juga bisa dibahas. Sesuai jadwal berarti Maret dibahas kembali oleh DPR," kata dia.

Lukman menyebutkan, penurunan BPIH tahun 2015 ini menjadi rata-rata 3.193 dolar AS per jamaah. Terjadi penurunan sebesar 26 dolar AS dibandingkan BPIH 2014 sebesar 3.219 dolar AS.

Penurunan ongkos naik haji itu, kata Lukman, sesuai perhitungan pihak Kemenag karena harga bahan bakar pesawat atau avtur turun. Kemenag sendiri hanya dapat menetapkan BPIH berdasarkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Dengan demikian, biaya haji akan bervariasi jika menggunakan kurs rupiah. Artinya, kementerian tersebut tidak dapat mengintervensi fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar itu.

Sementara itu, terkait kuota haji dari Indonesia, kata Lukman, akan tetap sama dari tahun sebelumnya karena Arab Saudi masih melakukan renovasi besar-besaran fasilitas ibadah haji.

"Kuota tetap sama. Renovasi masih dilakukan besar-besaran di sana dan daya tampung di sana terbatas dengan setiap negara dikurangi 20 persen kuotanya," kata Lukman. (*)

Sumber: Kompas.com
Tags
Naik Haji
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved