Turn off for: Indonesian Komnas HAM Sudah Lihat Rekaman CCTV KPK

Komnas HAM telah menerima rekaman kamera keamanan (CCTV) mengenai aksi teror yang dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: baskoro | Editor: Muhammad Fatoni

TRIBUNJOGJA.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menerima rekaman kamera keamanan (CCTV) mengenai aksi teror yang dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rekaman itu memuat wajah beberapa orang sehingga diperlukan proses verifikasi.

Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga mengakui bahwa pihaknya telah menerima rekaman tersebut. "Itu masih kami verifikasi," kata Sandrayati di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2015) sore.

Menurutnya, Komnas HAM tidak bisa segera merilis bahwa pelaku teror diduga adalah A ataupun B. "Tidak bisa begitu. Apalagi ini persoalan nyawa seseorang dan nama baik orang lain," katanya.

Sandra menegaskan, pihaknya belum bisa menemukan secara pasti pelaku teror kendati ada rekaman CCTV tersebut. "Belum bisa ketahuan karena ada beberapa orang di rekaman itu dan tidak terdengar ada suara (percakapan). Jadi, belum bisa dikatakan si A pelakunya," jelasnya.

Sementara itu, penasihat hukum Komjen Budi Gunawan (BG), Razman Nasution, mengungkapkan bahwa kliennya juga mendapat teror melalui telepon seluler. Bahkan Razman juga mengaku mengalaminya. "Pak BG juga diteror. Tapi tidak diekspos ke luar karena kami beranggapan ada pihak kepolisian yang bisa dimintai bantuan," ujar Razman kepada wartawan di KPK.

Namun, Razman kemudian menyatakan, Budi juga tak minta bantuan polisi. Budi justru mendiamkannya dan memilih mengganti nomor selulernya agar tidak bisa lagi dihubungi pihak-pihak yang ingin menerornya.

Razman mengajak masyarakat agar tidak menganggap teror sebagai persoalan yang luar biasa. Jika memang ada teror dan menganggap sudah tidak aman, pihak yang diteror harus melaporkan ke kepolisian. "Kalau ada teror, jangan disampaikan ke rakyat. Sampaikanlah ke polisi," kata Razman. (tribunnews/coz/eri)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved