Perlu Persiapan Enam Bulan Tanpa Wedding Organizer
Bagi pasangan Anissa Happy Harindra dan Trias Agung Wibowo, setidaknya perlu waktu enam bulan untuk mempersiapkan pernikahannya
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bagi pasangan Anissa Happy Harindra dan Trias Agung Wibowo, setidaknya perlu waktu enam bulan untuk mempersiapkan pernikahannya yang sudah dilangsungkan pada bulan Desember tahun lalu di sebuah gedung di Yogya.
Praktis, selama itu pula keduanya hilir mudik mencari semua keperluan agar momen sakral tersebut berlangsung sukses. Waktu luang dan saat akhir pekan tiba benar-benar dimanfaatkan Happy dan Agung untuk berburu dan memastikan satu demi satu keperluan pesta pernikahan mereka sudah aman.
Happy berujar, satu-satunya kendala adalah ketika mengurus persyaratan nikah dan persiapan pesta, posisi Agung kala itu masih berada di luar kota. Otomatis, ia harus mengurusnya sendiri.
"Semuanya terpaksa aku urus sendiri, karena waktu itu suamiku masih kerja kontrak di Jakarta dan baru akan selesai sebulan sebelum hari H. Tapi syukurlah, masih dibantu kawan mengurus dokumentasi, katering, dan hiburan. Mama dan adik juga bantu urusan perempuan seperti, seserahan, make up, dan pakaian pengantin (Jawa muslim)," ungkap Happy, Rabu (4/2).
Happy memilih tak menggunakan jasa wedding organizer. Selain merasa bisa menangani sendiri dengan bantuan teman dan keluarga, ia juga ingin menghemat biaya.
"Aku ngga pakai jasa WO, coz bisa saving money, nantinya bisa dipakai jalan-jalan after married. Kalau ngga buat beli keperluan bersama, misalnya lemari pakaian yang pastinya bakal butuh banget buat kami bedua," kata Happy.
Saat pernikahannya kemarin, Happy mengaku tak terlalu memikirkan konsep. Ia hanya mengikuti adat jawa saat menggelar resepsi. Pengajar di salah satu Play Group ternama di Yogya ini memilih baju bodo dari adat bugis saat melangsungkan akad nikah, sementara baju adat jawa muslim dipilih saat resepsi.
"Keluarga kami pun juga memakai dua campuran pakaian adat. Cita-cita mama pengin memakai baju bodo di salah satu pernikahan anak-anaknya. Kalau soal nuansa, kemarin kami pilih nuansa warna yang paling kami suka, merah. Kenapa merah, karena bisa bikin kami semakin semangat. Kami juga sempat info ke teman-teman dekat, kalau bisa pakai dress code merah juga," kata Happy. (tribunjogja.com)