Jonan Siap Mundur Bila Jokowi yang Minta
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan, siap mundur dari jabatannya apabila Presiden Joko "Jokowi" Widodo memintanya mundur
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan, siap mundur dari jabatannya apabila Presiden Joko "Jokowi" Widodo memintanya mundur karena gagal menaikkan rating keselamatan penerbangan nasional.
"(Bila ada yang mendesak saya mundur) Suruh desak ke presiden (Jokowi), kalau presiden menyuruh, saya mundur. Tapi siapapun yang mendesak saya harus lebih bisa dari saya, karena kalau cuma bisa ngomong saja, anak saya juga bisa." kata Jonan di Kantor Ke Menteri Perhubungan, Jakarta, Kamis (5/2/2015).
Terkait dengan rating keselamatan di International Civil Aviation Organization (ICAO), Jonan mengaku akan berusaha keras untuk mencapai standar keselamatan penebangan nasional. Untuk semua moda transportasi, Jonan bahkan mengaku akan mengeluarkan 70-80 Peraturan Menteri.
Ia berharap, dengan peraturan itu maka tingkat keselamatan transportasi bisa jauh lebih baik.
"Ada 70-80 permen terkait standar keselamatan darat, laut, udara, kereta api. Kalau standar pelayanan sdang diuji publik. Minggu depan keluar. Kalau itu keluar baru bandara nanti diaudit penuh lagi. Termasuk maskapai," kata dia.
Selain itu, Jonan pun memiliki target penerbangan Indonesia tak dilarang terbang ke Uni Eropa seperti beberapa waktu lalu.
"Sampai sekarang saya suruh selesain sampai Juni (perbaikan safety penerbangan). Pokoknya FAA harus naik. Uni eropa harus tidak boleh IndonesiA di-banned," ucap Jonan. (*)