Lihat! Banyak Orang Marah Sekaligus Menangis Saat Menyaksikan Video Ini
Mereka membuat sebuah skenario untuk mengetahui bagaimana orang-orang bereaksi terhadap seseorang yang memerlukan bantuan.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah tayangan video semacam eksperimen perilaku sosial dibuat oleh akun YouTube bernama ModelPrankstersTV dan diunggah ke YouTube pada tanggal 8 Januari 2015.
Mereka membuat sebuah skenario untuk mengetahui bagaimana orang-orang bereaksi terhadap seseorang yang memerlukan bantuan.
Adapun, si pembuat video melibatkan dua tipe model. Satu model berpakaian jas, bersepatu pantofel, dengan dandanan khas orang kantoran sambil membawa tas. Ia juga menggunakan tongkat untuk berjalan.
Sementara model satunya lagi, mengenakan pakaian kumal, berjaket tebal, membawa barang-barang seperti terlihat barang-barang bekas. Dari segi penampilan, keduanya tentu saja berbeda, namun, keduanya sama-sama menggunakan tongkat untuk berjalan. Di video ini memang diceritakan bahwa keduanya ini merupakan orang difabel.
Model ini kemudian diminta untuk berpura-pura terjatuh di jalanan. Kemudian kamera merekam bagaimana reaksi orang-orang. Jika model yang mengenakan pakaian perlente dengan segera memeroleh bantuan ketika ia terjatuh. Maka, lain halnya dengan model berpakaian kumal yang ketika terjatuh, tidak ada seorang pun yang menolong.
"I hate this world, i want to cry" demikian komentar salah satu akun YouTube yang mengomentari perbandingan reaksi orang-orang terhadap dua model ini.
Bagaimana tidak, penonton seolah dihadapkan dengan kenyataan bahwa masih banyak orang yang bersikap tak acuh terhadap seseorang yang memerlukan bantuan.
Diskriminasi juga seolah telanjang dipertontonkan, setidaknya dari video yang sudah ditonton empat juta kali penayangan ini.
Bagaimana tayangan lengkap video berjudul "Does Appearance Change How People Are Treated?" ini ? Simak melalui video di bawah ini, dan bagaimana reaksi anda, marah atau sedih?