Tribun Otomotif

Mobil Adem dengan Kaca Film

Untuk mengatasi suhu udara yang semakin peningkat, para pemilik mobil menyiasatinya dengan menyalakan AC.

Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Dari hari ke hari, kepadatan lalu lintas pun semakin bertambah. Semakin banyaknya jumlah kendaraan bermotor menyebabkan kemacetan dan emisi gas buang yang dihasilkan menambah tingginya suhu udara di jalan. Karena itu. Berkendara di siang hari menjadi tantangan tersendiri.

Untuk mengatasi suhu udara yang semakin peningkat, para pemilik mobil menyiasatinya dengan menyalakan AC. Maklum saja, mobil keluaran terbaru saat ini rata-rata sudah dilengkapi AC. Sementara mereka yang berkendara dengan mobil lama pun tak segan merogoh kocek untuk memasang AC.

Namun, menyalakan AC ketika berkendara di siang hari yang terik tidak lantas menyelesaikan masalah. Heri Santosa (42), warga Klaten ini contohnya. Ia mengeluhkan AC mobil yang dianggapnya sering tidak optimal bekerja, terutama ketika bepergian bersama keluarga pada kondisi siang yang panas.

"Awalnya saya pikir masalahnya ada pada AC. Entah rusak atau ada kebocoran freon. Namun setelah saya bawa ke bengkel AC katanya tidak ada masalah. AC bekerja lancar. Tentu saja ini membuat saya bingung," jelasnya ketika ditemui Tribun Jogja, belum lama ini.

Pemilik Toyota Kijang ini pun kemudian mendapatkan penjelasan dari mekanik pada bengkel langganannya. Menurut sang mekanik, kurang dinginnya suhu pada kabin mobil disebabkan kaca film mobil yang kurang optimal melindungi kabin.

Bagaimana kiat yang tepat sebelum memutuskan mengganti kaca film mobil? Simak laporan selengkapnya di edisi cetak Tribun Jogja, Jumat (9/1/2015). (*)

Jangan lupa klik Like www.facebook.com/tribunjogjafanspage dan Follow www.twitter.com/tribunjogja.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved