Tribun Properti

Jangan Lupakan Pengamanan Berbasis Sosial

Karenanya, meski pengamanan rumah yang mengandalkan teknologi penting, namun keamanan berbasis sosial juga tidak kalah penting.

Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Yogyakarta merupakan wilayah yang unik. Meskipun telah banyak tersentuh oleh modernitas, namun kota ini tetap memegang erat nilai-nilai hidup masyarakat Jawa. Karenanya, meski pengamanan rumah yang mengandalkan teknologi penting, namun keamanan berbasis sosial juga tidak kalah penting.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sugiyanto dari CV Aditya Utama, penyedia jasa konstruksi. Meski sudah tersedia banyak teknologi pengaman rumah, namun pengamanan sosial melalui kedekatan lingkungan juga perlu.

Pria ramah ini melanjutkan, pengamanan rumah memang tergantung pada kondisi rumah, lingkungan, dan karakter serta kondisi pemilik rumah. “Namun kebanyakan orang masih berpikir pengamanan minimal saja sudah cukup. Pengamanan berbasis teknologi masih belum terlalu dipikirkan atau dibutuhkan. Kecuali, kalau orang tersebut cukup khawatir dengan kondisi lingkungannya, maka alat pengaman berbasis teknologi bisa dipilih,” katanya.

Untuk langkah pengamanan yang utama, mengenali karakter masyarakat sekitar juga penting. Sugiyanto mencontohkan, ada seorang kliennya yang memiliki rumah besar dan megah. Anehnya, rumah tersebut tidak terlalu ekstrem menerapkan pengamanan. Kondisi bukaan dan pagar biasa saja. Hanya, pemilik rumah menjalin kedekatan dengan masyarakat sekitar. Setiap kali ada kegiatan, klien tersebut aktif berpartisipasi bahkan menyediakan rumah sebagai tempat pertemuan.

“Hal ini tentu akan membuat respect pada masyarakat. Sehingga, ketika terjadi gejala atau hal-hal yang tidak diinginkan misalnya kebakaran, pencurian, masyarakat sekitar bisa ikut mengawasi. Inilah sebenarnya pengamanan yang baik yaitu pengamanan sosial,” tegasnya.

Dalam hal pengamanan rumah, ada dua poin penting menurut Sugiyanto. Yang pertama, adalah memahami karakter lingkungan. Poin kedua adalah kedekatan dengan lingkungan. Menurut Sugiyanto, hubungan baik dengan masyarakat sekitar sangatlah penting. Tetangga adalah orang yang efektif untuk memberitahu apabila ada sesuatu yang mencurigakan ataupun ikut mengawasi ketika pemilik rumah tidak berada di tempat. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved