Health

Inilah Fakta-Fakta Penyakit Kategori 'Silent Killer'

Perlu Anda ketahui, berikut ini 10 fakta mengenai silent killer, sebagaimana dikutip dari Pilih Dokter, Minggu (14/11/2014)

Editor: Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM - Tanpa disadari karena tak ada gejala, diam-diam seseorang bisa mengidap penyakit yang menyebabkan kematian (silent killer). Ada tujuh penyakit yang dikategorikan sebagai silent killer. Ketujuhnya, yakni penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kencing manis, kanker ginjal, kanker pankreas, hepatitis B, dan hepatitis C.

Perlu Anda ketahui, berikut ini 10 fakta mengenai silent killer, sebagaimana dikutip dari Pilih Dokter, Minggu (14/11/2014). Semoga Anda bukan termasuk pengindap satu di antara tujuh penyakit tersebut.

Berikut ini ke-10 fakta itu:

1. Penyakit silent killer adalah penyakit yang timbul hampir tanpa adanya gejala awal namun dapat menyebabkan kematian.

2. Penyakit pembunuh utama yang bersifat silent killer adalah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kencing manis.

3. Penyakit silent killer lainnya adalah kanker ginjal, kanker pankreas, hepatitis B dan hepatitis C.

4. Penyakit jantung adalah penyakit silent killer yang merupakan pembunuh nomor satu. Faktor risiko utama yang berhubungan dengan jantung adalah tekanan darah tinggi, merokok, gaya hidup tidak sehat dan gangguan kadar kolesterol.

5. Kanker merupakan kelompok silent killer dan hampir menjadi kelompok pembunuh terbesar nomor dua. Perkiraan kematian dalam setahun akibat kanker adalah sekitar 6,2 juta. Satu dari delapan kematian terjadi karena kanker.

6. Merokok merupakan faktor risiko penting untuk penyakit silent killer seperti kanker dan penyakit jantung. Merokok dapat menyebabkan 87 persen dari kejadian kanker paru-paru. Mesothelioma merupakan silent killer lainnya yang hampir selalu disebabkan karena menghirup serat asbes dan saat ini tidak ada obat yang dapat mengobati kanker yang sangat mematikan ini.

7. Mesothelioma adalah sejenis kanker langka yang terjadi pada jaringan tipis yang melapisi sebagian besar organ dalam, dapat terjadi di paru, perut dan jantung.

8. Ada 246 juta orang dengan penyakit kencing manis di dunia dan setiap tahunnya diperkirakan sekitar 3,2 juta orang meninggal karena penyakit kencing manis dan komplikasinya.

9. Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau penyumbatan aliran pernapasan selama tidur merupakan faktor risiko penyakit stroke dan kematian mendadak saat tidur. Obesitas atau kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko dan kejadian OSA.

10. Epidemi penyakit silent killer yang berpotensi menjadi ancaman bagi dunia kesehatan yaitu penyakit hati akibat hepatitis B dan C. Hal ini akan menyebabkan terjadinya sirosis hati, kanker hati dan kematian. Kedua virus ini telah menginfeksi hampir 530 juta orang di dunia. Setiap tahun ada 3 sampai 4 juta orang yang baru terinfeksi oleh virus. Tidak ada obat atau vaksin untuk infeksi hepatitis C kronis.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved