Berita Eksklusif Jogja

Anggota Dewan Sekarang Lebih Lamban

Pakar hukum tata negara UGM, Andi Sandi, mengatakan, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, kinerja para anggota dewan periode 2014-2019 lamban

Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pakar hukum tata negara UGM, Andi Sandi, mengatakan, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, kinerja para anggota dewan periode 2014-2019 lebih lamban. Kendati sebagian merupakan orang lama, namun tidak terlalu berpengaruh pada kinerja pada periode baru sekarang.

"Mestinya pada periode baru ini kinerjanya ditingkatkan, apalagi masih di awal periode," katanya saat dihubungi, Minggu (7/12).

Menurut Andi, menurunnya performa para anggota dewan tersebut dipengaruhi adanya gesekan politik yang merupakan implementasi dari pemilihan presiden (Pilpres) lalu. Persinggungan antara du kubu (KIH dan KMP) di Jakarta, berdampak hingga ke daerah.

"Padahal pada awal periode, biasanya kerja anggota dewan sedang semangat-semangatnya (menjadi dewan), terlebih ada masuknya anggota dewan baru. Para anggota baru yang masih dalam tahap belajar ini akan menyerap pengalaman dari anggota dewan lama yang menjabat kembali. Tapi dengan kondisi gesekan politik yang tinggi, mereka tidak bisa belajar bekerja sebagai anggota dewan. Dampaknya, kerja utamanya terabaikan," paparnya.

Kendati demikian, ia tetap mengapresiasi apa yang sudah dilakukan DPRD Sleman dengan membentuk Banggar dan komisi terlebih dahulu. Hal ini lantaran alkap yang sudah terbentuk itu dapat mewakili sebagian kerja anggota dewan, yakni pengawasan dan penganggaran.

"Sementara fungsi legislasi belum dapat dilakukan karena alkap-nya memang belum terbentuk. Sehingga, belum maksimal kerjanya," kata Andi. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved