Perampok Sadis Akhirnya Meringis
Bahrun ditangkap di rumahnya di Tanjung Dayang Meranjat OI setelah menjadi buron Polda Riau dalam kasus perampokan beberapa toko emas
TRIBUNJOGJA.COM, PALEMBANG - Muka garang dan kesadisan Bahrun bin andulah alias nanang Baung alias Mistharadi (40) saat beraksi hilang setelah dua peluru dari anggota Unit IV Subdit 3 Ditreksimum Polda Sumsel pimpinan Kompol Zainuri menembus dua betisnya, Kamis (20/11/2014).
Bahrun ditangkap di rumahnya di Tanjung Dayang Meranjat OI setelah menjadi buron Polda Riau dalam kasus perampokan beberapa toko emas di sana.
Kesadisan komplotan mereka ini tidak diragukan lagi, karena bila korbannya bersuara atau melawan tidak segan-segan ditembak mati.
"Kalau senjata api, yang memberikan Moris. Karena Moris yang merupakan pimpinan dari kelompok kami," katanya sambil meringis.
Tidak hanya beberapa toko emas yang jadi sasaran komplotan sadis ini, tetapi komplotan ini juga pernah merampok SBPU yang ada di Jambi.
"Aku belum pernah beraksi di Palembang, kebanyakan di luar kota sama rombongan," ungkapnya. (*)