Bentrok Perguran Silat Vs DMC, Enam Warga Luka Bacok

Sebanyak enam orang menjadi korban bentrokan antara Barisan Muda Indonesia atau Dewan Muda Complex (BMI/DMC) dengan perkumpulan bela diri

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Sebanyak enam orang menjadi korban bentrokan antara Barisan Muda Indonesia atau Dewan Muda Complex (BMI/DMC) dengan perkumpulan beladiri.

Keenam korban ini kebanyakan mengalami luka bacok di bagian kepala maupun di bagian tubuh lainnya.

Bentrokan berawal dari ratusan anggota perkumpulan beladiri yang menunggui jalannya sidang kasus pembuhunan warga Kadipiro, Solo yang juga mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Danang Rusbiyantoro (24) jam 10.00 WIB.

Diduga, terdakwa merupakan anggota dari DMC dan ratusan anggota perkumpulan beladiri ini ingin hukuman seberat-beratnya bagi terdakwa.

Usai persidangan tepatnya jam 12.20 WIB, ratusan anggota perkumpulan beladiri yang berkumpul di depan Pengadilan Negeri (PN) akhirnya membubarkan diri.

Belasan anggota melintasi sekretariat BMI di Jalan Popda 2, Banjarsari, Solo, dan melakukan perusakan yang menyebabkan pintu dan jendela yang terbuat dari kaca rusak.

Anggota DMC yang mengetahui hal ini langsung menuju sekretariat untuk mengejar pelaku, akan tetapi pelaku perusakan sudah tidak ada.

Namun belasan anggota lainnya dari perkumpulan beladiri yang melintas menggunakan pick up menjadi sasaran amukan anggota DMC, dan melempari mereka menggunakan batu.

Para anggota beladiri ini langsung tiarap maupun merebahkan badan, namun ada seorang anggota yang terkena lemparan di wajahnya.

Tidak terima akan lemparan ini, malam harinya atau jam 22.00 WIB, ribuan anggota perkumpulan bela diri mendatangi kampung nusukan untuk mencari anggota DMC.

Perusakan kembali dilakukan anggota perkumpulan beladiri ini di depan Pasar Nusukan. Akibatnya beberapa kios bahkan ATM di depan pasar dirusak dan berusaha dicongkel. (tribun jateng/har)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved