Berita Eksklusif Jogja

Ada Sabotase Aliran di Maguwoharjo

Air yang seharusnya bisa mengalir hingga Sungai Opak, debitnya berkurang drastis saat melalui kawasan ini

Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Koordinator Kantor Pengamatan Mataram II BBWSO, Hari Subandriyo, mengatakan, wilayahnya memiliki panjang 15 kilometer di sisi timur Selokan Mataram (Karangjati) hingga Sungai Opak.

Di sepanjang jalur itu, secara normal mampu mengairi sekitar 70 hektare lahan. Jumlah tersebut terbilang mengecil, karena banyak lahan yang beralih fungsi menjadi perumahan.

Adapun terkait persoalan aliran Selokan Mataram yang selalu dialami penggarap lahan pertanian, menurutnya, disebabkan adanya 'sabotase' aliran di kawasan Maguwoharjo.

Air yang seharusnya bisa mengalir hingga Sungai Opak, debitnya berkurang drastis saat melalui kawasan ini.

"Jika berjalan normal, harusnya memang debit air yang besar bisa masuk ke Sungai Opak. Karena air dari Sungai Progo selalu deras meskipun musim kemarau," ujar Hari. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved