Berita Eksklusif Jogja
Sultan Diminta Tak Minum Kopi
Selain pergi ke BPOM DIY, Tavip juga sempat menyampaikan informasi tentang kopi itu kepada Sultan
Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Karena merasakan ada hal yang aneh pada produk kopi oleh-oleh dari Tiongkok, maka Tavip Agus Rayanto, Kepala Bappeda Provinsi DIY kemudian membawanya ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Tujuannya, untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam produk tersebut, karena Tavip khawatir ada zat negatif di dalamnya yang dapat membahayakan tubuh manusia.
"Selama positif, ya tidak apa-apa. Maka saya iseng bawa ke BPOM karena saya sudah bermitra lama dengan BPOM. Karena produk luar, kan saya ingin tahu kualitasnya. Karena saya sempat nyoba, kan itu hadiah," ungkapnya.
Selain pergi ke BPOM DIY, Tavip juga sempat menyampaikan informasi tentang kopi itu kepada Sultan, sekaligus menyarankan agar Sultan tak mengonsumsi kopi itu. Dia khawatir, jika diminum akan berdampak buruk terhadap kesehatan Sultan.
Hanya, saat dimintai konfirmasi Tribun secara terpisah, Sultan Hamengku Buwono X mengaku tidak-tahu menahu tentang masalah kopi itu. "Gak tahu aku. Aku ora minum kopinya," kata gubernur yang juga raja Keraton Yogyakarta ini. (tribunjogja.com)