Kabut Asap Tebal Selimuti Palangkaraya

Kabut asap di Kota Palangkaraya, Rabu (24/09/2014), semakin pekat menyusul kebakaran hutan dan lahan gambut

TRIBUNJOGJA.COM, PALANGKARAYA - Kabut asap di Kota Palangkaraya, Rabu (24/09/2014), semakin pekat menyusul kebakaran hutan dan lahan gambut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika stasiun Bandara Tjilik Riwut merilis data jarak pandang terpantau hanya berkisar 300 meter, jauh di bawah jarak pandang normal sejauh 7.000 meter.

Kepekatan kabut terjadi menyusul tingginya angka kebakaran hutan dan lahan gambut yang terpantau Satelit NOAA, Selasa kemarin, ada sebanyak 187 titik panas.

Tiga kabupaten di sekitar Kota Palangkaraya, yakni Kabupaten Pulang Pisau, Katingan, dan Kapuas turut andil menyebabkan kabut asap di Palangkaraya. Di Pulang Pisau tercatat sebanyak 26 titik panas, di Katingan sebanyak 25 titik, dan Kapuas sebanyak 30 titik panas.

Sementara, di Palangkaraya tercatat sebanyak 19 titik panas. “Kemarin hingga malam ada 187 titik panas, karena angin tenggara jadi dari 'Pulpis', Kapuas asapnya ke sini, selain kebakaran yang di sini sendiri,” kata staf bidang operasi, tim pemadam kebakaran hutan dan lahan Yusuf Trismanto. (*)

Sumber: Kompas.com
Tags
Kabut Asap
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved