Seorang Pria Berhasil Menyusup ke Gedung Putih
Seorang Pria Berhasil Menyusup ke Gedung Putih
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM - Seorang pria berhasil menyusup ke Gedung Putih dengan cara melompati pagar utara, melewati halaman dan hendak memasuki ruangan Presiden AS Barack Obama pada Jumat (19/9/2014) malam waktu setempat. Beruntung aksi itu berhasil digagalkan oleh anggota Dinas Rahasia AS yang memang berjaga di gedung yang memiliki tingkat keamanan maksimal tersebut.
Adapun saat itu, Presiden Barack Obama dan putrinya baru saja meninggalkan Gedung Putih. Keduanya menaiki helikopter dari pintu Selatan untuk berlibur di Camp David. Tempat ini merupakan tempat peristirahatan kepresidenan yang berada di Maryland. Sementara First Lady, Michelle Obama dikabarkan telah berangkat terlebih dahulu.
Insiden ini merupakan pukulan telak bagi Dinas Rahasia AS dan memicu pertanyaan mengenai bagaimana kemampuan dinas rahasia tersebut dalam melindungi Presiden. Suara lantang disampaikan politikus dari Partai Republik Jason Chaffetz yang mengatakan bahwa insiden itu merupakan peristiwa yang tidak bisa diterima dengan alasan apapun. Ia juga menambahkan bahwa insiden itu hanyalah salah satu dari sekian banyak catatan buruk kinerja Dinas Rahasia AS.
"Sayangnya, mereka gagal untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik. Memangnya pintu itu terbuka?," tandas Chaffetz.
Terkait hal itu, pihak US Secret Service mengaku akan meninjau kembali protokol keamanan yang selama ini dilakukan.
Adapun atas penangkapan itu, Dinas Rahasia mendapatkan identitas si pria nekat ini bernama Omar J Gonzales (42) asal Texas. Pria yang mengenakan celana jeans dan kemeja gelap ini dipastikan tidak membawa senjata ketika melakukan aksi tersebut. Atas aksinya itu, Omar didakwa atas pelanggaran hukum memasuki Gedung Putih tanpa ijin.
"Situasi ini agak berbeda dengan kejadian lainnya yang terjadi di Gedung Putih," ujar juru bicara US Secret Service, Ed Donovan.
Selain insiden ini, 13 anggota Dinas Rahasia AS juga sempat tersangkut masalah prostitusi pada tahun 2012 lalu. Peristiwa ini terjadi selama proses persiapan kunjungan Obama ke Cartagena, Kolombia. Tahun berikutnya, dua petugas dipecat karena tersangkut masalah prostitusi juga. Kemudian pada bulan Maret lalu, seorang anggota dinas rahasia juga ditemukan mabuk di sebuah hotel di Belanda hanya satu hari sebelum kedatangan Obama. (*)
Sumber : NBC News Bay Area