Lipsus Rentetan Pembunuhan di Yogya
Zulfikar Menolak saat Diajak Meloncat
Asrul dan Zulfikar pun lari ke timur ke arah Taman Pintar, tapi kelompok pelaku memburu mereka
Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menurut Asrul seorang teman almarhum, ketika Zulfikar dicekal salah seorang pelaku, ia meninju pelaku dan Zulfikar pus lolos.
Saat itulah pelaku yang terpukul jatuh berteriak memanggil teman-temannya yang jumlahnya ternyata jauh lebih banyak. Asrul dan Zulfikar pun lari ke timur ke arah Taman Pintar, tapi kelompok pelaku memburu mereka.
Saat menengok ke belakang, salah seorang pelaku, belakangan diketahui bernama Fajar (31), mengambil balok kayu. Salah satu rekan korban, Ikbal, yang kebetulan menjadi tukang parkir di kawasan Titik Nol, mencegat para pelaku agar tidak melanjutkan pengejaran.
"Tapi saya dipukul juga, padahal saya bermaksud meminta agar tidak terus mengejar rekan kami," sambung Ikbal. Setelah dipukul, Ikbal ikut lari menyelamatkan diri menyusul rekan-rekannya. Namun sesampainya di jalan raya depan Toko Progo, mereka terpisah.
Asrul memilih bersembunyi di sekitar Toko Progo, di balik sebuah mobil yang terparkir. Sedangkan Zulfikar dan Ikbal serta rekannya yang lain Ishan Afsyudin, terus berlari menuju ke arah jembatan Jagalan dekat rumah susun atau Jalan Juminahan, Pakualaman.
Ikbal lalu meloncat turun lewat samping jembatan untuk mencari pertolongan ke warga setempat. "Almarhum sempat ngomong sama aku, "aku ngga sanggup, kita bertahan saja untuk nyari perlindungan," kenang Asrul.
Sebelumnya, menurut Ikbal dirinya telah memanggil Zulfikar untuk mengajaknya meloncat turun, tapi sayang, Zulfikar terus berlari mengikuti Ishan yang berada di depannya dengan jarak kurang lebih 15 meter.
Selain dikejar tiga orang, mendadak ada satu motor yang dinaiki tiga orang mencegat korban. Pelaku langsung memukul dan menganiaya Zulfikar hingga terluka parah. Sekitar tiga menit kemudian, Ikbal bersama warga setempat menghampiri korban yang tak berdaya.
Para pelaku sudah kabur. "Yang melakukan pemukulan juga mereka yang ketemu di Titik Nol. Jarak saya sekitar 20 meter," kata Asrul. Zulfikar dilarikan ke RS Bethesda Lempuyangan. Selanjutnya sempat dibawa ke RS Sardjito. (tribunjogja.com)