Lipsus Rentetan Pembunuhan di Yogya
Seorang Pelaku Ditembak karena Melawan
Pelaku utama Fajar J ditangkap di tempat tinggalnya di Jagalan, Pakualaman beberapa jam setelah kejadian
Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah koma tiga hari, Zulfikar meninggal dunia pada 18 Agustus 2014. Setelah kejadian itu, polisi langsung bergerak cepat.
Pelaku utama Fajar J ditangkap di tempat tinggalnya di Jagalan, Pakualaman beberapa jam setelah kejadian.
Dua hari berikutnya, Bangkit (32) ditangkap di rumahnya di Sewon Bantul. Sedangkan Suryo Anggoro alias Bendol (27), diciduk empat hari sesudahnya saat nongkrong di acara pasar malam di Mojosongo, Solo, Jawa Tengah.
"Khusus untuk Bendol saat ditangkap melawan, sehingga kami lumpuhkan (ditembak di kaki)," kata Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Dodo Hendro Kusumo. Dari data kejahatan di kepolisian, ketiga pelaku tercatat pernah melakukan kejahatan.
Bahkan, Bendol ini menjadi DPO Polresta Solo dengan kasus pencurian dengan pemberatan (curat). "Mereka kami tahan. Perkiraan dalam minggu ini akan dibawa ke kejaksaan, pemberkasan sudah hampir lengkap," kata Kepala Satreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Dodo Hendro Kusumo. (tribunjogja.com)