Sri Gethuk Diresmikan Sebagai Kawasan Ekowisata

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Bank BNI 46 mengembangkan obyek wisata Air Terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencono

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Bank BNI 46 mengembangkan obyek wisata Air Terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencono menjadi kawasan ekowisata. Pengembangan ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus media untuk menjaga kelestarian lingkungan yang ada di wilayah Desa Bleberan.

Pengembangan obyek wisata Air Terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencono ini ditandai dengan pemotongan bunga oleh Bupati Gunungkidul, Badingah di pintu masuk kawasan wisata, Jumat (12/9/2014). Launcing ini dihadiri oleh oleh jajaran direksi PT Bank BNI 46 dan muspika Kecamatan Playen.

Badingah mengungkapkan, dengan dikembangkan menjadi kawasan ekowisata ini, warga masyarakat, pengelola dan wisatawan bisa menjadikan Sri Getuk dan Gua Rancang Kencono sebagai kawasan konservasi alam dan lingkungan hidup. Jangan sampai pemanfaatan alam malah akan menimbulkan kerusakan lingkungan karena hal tersebut malah akan merugikan masyarakat.

“Dalam pengembangan ekowisata, antara masyarakat, unsur pengelola dan wisatawan harus ada sinergi untuk menjadikan kawasan wisata sebagai kawasan konservasi alam dan lingkungan hidup,” katanya

Badingah berharap, setelah dikembangan menjadi kawasan ekowisata, keberadaan Air Terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencana bisa memberikan dampak positif bagi warga masyarakat. Kehidupan warga masyarakat di sekitar kawasan bisa menjadi lebih sejahtera.
“Multi impact inilah yang tentunya sangat kita harapkan,” ucapnya.

Sementara itu Manager program Bank BNI 46, Fachrudin Rijadi mengungkapkan, perkembangan dunia pariwisata di Gunungkidul dalam beberapa tahun terakhir cukup pesat, termasuk Air Terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencono.

Sebagai salah satu bank nasional, BNI 46 memiliki rasa kepedulian untuk ikut mengembangkan pariwisata terutama dalam pengembangan kawasan ekowisata yang ada di Gunungkidul. Salah satu bentuknya dengan memberikan hibah melalui program Coorporate Social responbility(CSR) sebesar Rp 495 juta untuk pengembangan kawasan wisata Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencono.

“Sejak bulan Februari lalu hingga Agustus, kita telah kembangkan beberapa fasilitas pendukung di kawasan Sri Gethuk. Kita bangtun pintu gerbang, kios pedagang, pengadaan perahu dan pelampung, gasebo, pelatihan pengelolaan wisata serta pengadaan tong sampah,” jelasnya.(has)

Tags
Sri Gethuk
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved