Obama Siap Gempur ISIS di Suriah
Presiden AS Barrack Obama menyetujui perluasan kampanye melawan kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah.
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON - Presiden AS Barrack Obama menyetujui perluasan kampanye melawan kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah. Namun Obama menegaskan AS tidak akan menerjunkan pasukannya di darat.
Selain itu, AS menggalang negara-negara di kawasan Teluk Arab sebagai ujung tombak melawan kelompok ultra radikal Islam yang beberapa waktu terakhir mempertontonkan kebrutalannya dengan mengeksekusi ratusan warga minoritas di Irak dan Suriah.
Dua jurnalis asal AS juga jadi korban aksi barbar angggota militan tersebut. Rencana ini disampaikan Obama dslam pidato nasional di Gedung Putih, Kamis (11/9) pagi WIB, atau Rabu (10/9) malam waktu setempat, sebagaimana dikutip dari Fox News dan CNN.
Menurut Obama, kampanye melawan kelompok ISIS akan berbeda dengan operasi sebelumnya di Irak dan Afghanistan. Ia menyebutkan aksi akan berlangsung lama dan Obama pun tidak menyebut kapan gempuran ke basis ISIS di Suriah akan dilakukan.
Pidato nasional Obama ini disiarkan langsung stasiun televisi global, dan merupakan pidato yang ditunggu-tunggu sejak ISIS mengeksekusi dua warga AS, yang menimbulkan kecaman masyarakat internasional. (tribunjogja.com)